Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BENCANA ALAM

15 MEI 2020 KASUS POSITIF CAPAI 16.496, GUGUS TUGAS KELUARKAN SURAT EDARAN UNTUK ATUR AKTIVITAS DI DAERAH PSBB

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 kembali mencatat jumlah penambahan , jumlah kasus terkonfirmasi positif bertambah 49…

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 kembali mencatat jumlah penambahan , jumlah kasus terkonfirmasi positif bertambah 490 orang, sehingga totalnya menjadi 16.496. Data ini disampaikan Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto di Gedung BNPB Jakarta, Jumat (15/5) sore.

Selama
24 jam terakhir terhitung mulai hari Kamis (14/5) pukul 12.00 WIB sampai dengan
hari Jumat (15/5) pukul 12.00 WIB penambahan juga terjadi pada kasus pasien
sembuh sebanyak 285 orang, sehingga jumlah total pasien sembuh menjadi 3.803
orang. Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan
hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan
klinis.

Sementara
itu jumlah kasus meninggal yang disebabkan Covid-19 bertambah menjadi 1.076
setelah ada penambhgan sebanyak 33 orang. Dalam hal ini, ada faktor penyakit
penyerta atau komorbiditas hipertensi, diabetes, jantung dan penyakit
paru-paru, yang memperburuk kondisi pasien hingga meninggal dunia.

Akumulasi
data tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 178.602 yang dilakukan
menggunakan metode Polymerase Chain
Reaction
(PCR) di 61 laboratorium dan Test Cepat Molekuler (TCM) di 9
laboratorium. Sebanyak 132.060 orang yang diperiksa didapatkan data 16.496
positif dan 115.564 negatif. Kemudian untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP)
menjadi 262.919 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi 34.360 orang.
Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 383 kabupaten/kota di Tanah Air.

Infografis Covid-19 Di Indonesia Per 15 Mei 2020. Sumber Gambar covid19.go.id

Berdasarkan
tiga wilayah dengan sebaran terbanyak Covid-19, jumlah kasus positif di DKI Jakarta
pada hari ini berjumlah 5.774 orang, sementara pasien sembuh berjumlah 1.276
orang dan meninggal berjumlah 460 orang. Provinsi Jawa Timur menjadi wilayah
terbanyak kedua dengan catatan data kasus positif hari ini berjumlah 1.921
orang, sementara pasien sembuh berjumlah 294 orang dan meninggal berjumlah 178
orang. Provinsi Jawa Barat menjadi wilayah ketiga terbanyak dengan jumlah kasus
positif 1.596 orang, sementara pasien sembuh berjumlah 259 orang dan meninggal
berjumlah 100 orang.

Sebelumnya
Achmad Yurianto menyampaikan bahwa sesuai arahan Presiden, Gugus Tugas pusat
maupun di daerah harus tetap fokus untuk memastikan daerah yang memberlakukan Pembatasan
Sosial Berskala Besar (PSBB) maupun daerah yang tidak memberlakukan PSBB untuk
menekan angka penyebaran Covid-19. Sehingga diharapkan dapat menurunkan angka
positif baru dan menekan angka kematian yang tentunya dilakukan dengan
pemeriksaan secara masif, dilakukan pressing secara aktif, dilakukan isolasi
ketat terhadap kasus positif dan rawatan di rumah sakit.

Oleh
karena itu, menurut Yuri, sampai dengan saat ini Gugus Tugas fokus kepada daerah
yang telah melaksanakan PSBB agar berjalan efektif. “PSBB dilaksanakan
semata-mata dilakukan untuk mengurangi bahkan memutuskan rantai penularan dari
kasus positif di masyarakat agar tidak menular kepada yang lain. Sehingga ada
kegiatan-kegiatan yang dibatasi, dengan arti bahwa ada kegiatan yang dilarang
dan diatur dengan baik,” lanjut Yuri.

Menurutnya Gugus Tugas telah mengatur pembatasan tersebut dengan surat edaran nomor 4 tahun 2020 yang berisi aturan yang tegas tentang siapa saja yang masih bisa melaksanakan perjalanan sepanjang masa PSBB yang dibutuhkan untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19. “Jadi diberikan pengecualian untuk layanan kesehatan, layanan kebutuhan dasar, sistem sosial dan pertahanan keamanan dengan membekali dirinya surat tugas dan surat kesehatan serta melakukan protokol kesehatan dalam pelaksanaannya,” jelas Yuri.

Sumber Berita covid19.go.id