Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BENCANA ALAM

UPDATE COVID-19 DI INDONESIA 25 APRIL 2020, POSITIF 8.607, SEMBUH 1.042 DAN MENINGGAL 720

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Jumlah kasus pasien positif Covid-19 di Indonesia hasil pengumpulan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terhitung mulai hari Jumat 24 April 2020 pukul 12.00 WIB sampai dengan hari Sabtu 25 April 2020 pukul 12.00 WIB  bertambah 396 kasus. Penambahan ini disampaikan Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di Gedung BNPB Jakarta, Sabtu (25/4) Sore. “Akibat dari penambahan tersebut jumlah total akumulasi kasus positif menjadi 8.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Jumlah kasus pasien positif Covid-19 di Indonesia hasil pengumpulan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terhitung mulai hari Jumat 24 April 2020 pukul 12.00 WIB sampai dengan hari Sabtu 25 April 2020 pukul 12.00 WIB  bertambah 396 kasus. Penambahan ini disampaikan Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di Gedung BNPB Jakarta, Sabtu (25/4) Sore. “Akibat dari penambahan tersebut jumlah total akumulasi kasus positif menjadi 8.607 kasus, sedangkan dari jumlah tersebut 1.042 pasien dinyatakan sembuh setelah terdapat penambahan sebanyak 40 orang, sementara itu jumlah pasien meninggal bertambah 31 orang, sehingga jumlah total menjadi 720 orang,” kata Yuri

Yuri jugamenyampaikan
bahwa jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 206.911. Sementara total
akumulasi pasien dalam pengawasan atau PDP sampai hari ini berjumlah 19.084
orang. Kasus positif Covid-19 telah menyebar ke 280 kabupaten/kota di 34
provinsi se-Indonesia. Meski demikian, belum semua wilayah di Indonesia
terpapar Covid-19. “Ini bukan berarti semua wilayah di 280 kabupaten/kota
Indonesia terpapar Covid-19. Kasus ini ditemukan di kecamatan tertentu, dan
masih ada wilayah yang belum terpapar,” terangnya Yuri.

Jumlah Terpapar Covid-19 Di Indonesia 25 April 2020. Sumber Gambar TVRI

Dari
pengumpulan data hari ini, Yuri menegaskan bahwa penularan virus corona masih
terjadi di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, masyarakat diminta sementara
waktu untuk tidak bepergian ke luar rumah hingga wabah virus berakhir. “Kerjakan
segala sesuatu dari rumah, mulai dari bekerja, belajar, beribadah dan
berolahraga,” kata Yuri.

Namun
apabila terpaksa ke luar rumah, dianjurkan untuk membatasi waktu di luar rumah,
menjaga jarak fisik dengan orang lain, mengenakan masker, mencuci tangan dengan
sabun dan air mengalir serta mandi setelah bepergian dari luar rumah. “Tolong
tetap tinggal di rumah, karena kita tidak pernah tahu siapa orang di luar rumah
yang membawa virus sedangkan banyak orang tanpa gejala yang membawa virus di
tubuh, tapi tidak ada keluhan sama sekali atau keluhannya sangat ringan
sehingga yang bersangkutan menggambarkan tidak sedang sakit,” lanjut dia.

Achmad Yurianto juga
selalu mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan. Hal ini
dilakukan guna melindungi kelompok yang rentan terpaparterinfeksi virus corona.
“Kelompok rentan, termasuk mereka yang punya penyakit kronis seperti
hipertensi, TBC, dan lainnya akan mengalami gejala berat jika terinfeksi virus
corona,” terang Achmad Yurianto.

Selain itu masyarakat diminta tetap sabar, tenang, dan menerapkan protokol kesehatan untuk menekan jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia. “Sabar, tenang, istirahat cukup, jangan panik, cuci tangan pakai sabun dan mari bersatu melawan Covid-19,” tegas Yuri mengakhiri konferensi persnya.

Sumber Berita : TVRI