Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
HEADLINE

TNI SELAMATKAN BAYI LAHIR PREMATUR, DI PERBATASAN

Jayapura, “tabloidnusantara.com” – Mengalami pecah ketuban di usia kandungan 7 bulan, Bapak Demet Awom (Suami Ibu Mei Patipeluhu) meminta bantuan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/DGH untuk proses persalinan kelahiran anak pertamanya, Skouw, Jayapura. “Rabu (30/07/2019)

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram


Jayapura, “tabloidnusantara.com” – Mengalami pecah ketuban di
usia kandungan 7 bulan, Bapak Demet Awom (Suami Ibu Mei Patipeluhu) meminta
bantuan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/DGH
untuk proses persalinan kelahiran anak pertamanya, Skouw, Jayapura. “Rabu
(30/07/2019)

Hal ini disampaikan oleh Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH
Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) bahwa pada pagi hari sekira pukul
07.30 Wit, Ibu Mei merasakan kontraksi di perutnya dan meminta bantuan Satgas
Yonif PR 328/DGH.

“Dengan sigap tim kesehatan Pos Kotis Pratu Feriyanto segera menuju kerumah Bapak Demet Awom untuk membantu proses persalinan Ibu Mei dimana saat sampai dirumahnya melihat posisi bayi kepalanya sudah keluar,” jelas Dansatgas.

Selama 35 menit, Pratu Feriyanto melakukan proses persalinan
untuk menyelematkan nyawa bayi dan ibunya, “Syukur Alhamdulillah setelah
ditangani tim kesehatan Dirgahayu Awom 
lahir selamat dan sehat walaupun belum sesuai dengan waktunya masih
berusia 7 bulan dalam kandungan,” tuturnya.

Sementara itu, Bapak Demet Awom dengan rona bahagia tak
henti-hentinya mengucapkan terima kasih dan syukur kepada Satgas, “Saya ucapkan
terima kasih atas bantuan Satgas, anak saya kasih nama Dirgahayu Awom karena
berkat bantuan Satgas anak saya bisa lahir selamat dan semoga nanti besar jadi
TNI seperti bapak-bapak TNI,” pungkasnya.