Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

TERAPKAN “PHYSICAL DISTANCING” KEL. KALIBAROS, GANDENG KANTOR POS BAGIKAN 451 (JPS) KEPADA WARGA

KOTA PEKALONGAN, “tabloidnusantara.com” – Gandeng Kantor Pos, Kelurahan Kalibaros, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, distribusikan bantuan, Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

KOTA
PEKALONGAN
,
“tabloidnusantara.com” – Gandeng Kantor Pos, Kelurahan Kalibaros, Kecamatan
Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, distribusikan bantuan, Jaring Pengaman
Sosial (JPS) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Penerimaan
bantuan JPS ini, yang melalui kantor pos, ini untuk mengurangi kerumunan
antrean. “Dan ditujukan ke-451 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Kalibaros.

Wali
Kota Pekalongan, Saelany Machfudz, menyampaikan penyaluran bantuan JPS dari
Pemprov merupakan penyaluran bantuan kesekian kalinya yang dilakukan secara
terjadwal di masing-masing kelurahan.

Dimana
kali ini di Kelurahan Kalibaros, yang menerima sekitar 451 orang. Bantuan JPS
dari pemerintah provinsi ini dilakukan dalam rangka meringankan beban warga
yang terdampak Covid-19,” ucap Saelany.

“Disisi
lain, Lurah Kalibaros, Saptadi menjelaskan warganya yang menerima bantuan ini
merupakan warga tidak mampu yang datanya sudah ada di database Pemerintah
Provinsi Jawa Tengah. Data ini selanjutnya dikroscek kembali melalui koordinasi
desk oleh RT/RW dan Dinas Sosial setempat sehingga meminimalisasi dobel
bantuan.

“Mereka
mendapatkan bantuan sembako senilai Rp200 ribu yang rencana disalurkan sebanyak
tiga kali, dan ini masih tahap pertama. Setiap satu KK hanya mendapatkan satu
paket bantuan,” tegasnya.

Saptadi
juga memastikan, penyaluran bantuan dengan mempertimbangkan protokol kesehatan.
Caranya, dengan dibagi sif agar tidak terjadi kerumunan warga. “Dibagi dua sif,
pukul 07.30-08.00 WIB dan 08.00-09.00 WIB. Serta, baik warga penerima maupun
petugas wajib mematuhi protokol kesehatan,” tuturnya.

Dalam
penyaluran bantuan JPS dari pemerintah provinsi, pihaknya sangat berhati-hati,
untuk memastikan bantuan tersebut sesuai dengan data yang sudah ada. Selain
itu, jika ada pihak yang tak mengambil bantuan kelurahan akan mengembalikan
kembali ke kantor pos.