Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BENCANA ALAM

TAMBAHAN KASUS POSITIF COVID-19 PER 21 MEI 2020 CUKUP TINGGI, PEMERINTAH INGATKAN PENTINGNYA PROTOKOL KESEHATAN

JAKARTA. “tabloidnusantara.com”. – Sejak diumumkannya kasus Covid-19 pertama kali di Indonesia oleh Presiden Joko Widodo tanggal 2 Maret 2020, penambahan kasus positif hari ini Kamis 21 Mei 2020, merupakan jumlah tertinggi. Penambahan sebanyak 973 orang membuat data kasus positif yang berhasil dihimpun Gugus Tugas menjadi 20.162 kasus. “Hari ini meningkat 973 orang. Peningkatan ini luar biasa dan peningkatan inilah yang tertinggi,” ungkap Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

JAKARTA. “tabloidnusantara.com”. – Sejak diumumkannya kasus Covid-19 pertama kali di Indonesia oleh Presiden Joko Widodo tanggal 2 Maret 2020, penambahan kasus positif hari ini Kamis 21 Mei 2020, merupakan jumlah tertinggi. Penambahan sebanyak 973 orang membuat data kasus positif yang berhasil dihimpun Gugus Tugas menjadi 20.162 kasus. “Hari ini meningkat 973 orang. Peningkatan ini luar biasa dan peningkatan inilah yang tertinggi,” ungkap Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Gedung, BNPB, Jakarta, Kamis (21/5) sore.

Berdasarkan
data yang dihimpun, wilayah yang mengalami peningkatan kasus positif terbanyak
adalah Provinsi Jawa Timur dengan penambahan sebanyak 502 orang. Menurut Yuri, peningkatan
tersebut disebabkan karena banyaknya kelompok rentan yang tertular dari orang
yang membawa virus corona jenis baru. Namun yang menjadi permasalahan adalah
belum diketahuinya orang yang membawa virus ini. Kondisi ini menjadi semakin
sulit karena banyak orang positif Covid-19 tidak disertai dengan gejala atau
tidak terlihat sakit.

“Peningkatan
hari ini adalah peningkatan yang tertinggi. Maka dari itu mari kembali kepada
hal yang mendasar bahwa kasus baru ini muncul akibat adanya kelompok rentan,
yang tertular orang lain yang membawa penyakit ini. Sementara yang kita lihat
siapa yang membawa penyakit ini susah untuk bisa kita dapatkan,” jelas Yuri.

Yuri juga memaparkan bahwa dalam 24 jam terakhir terdapat
penambahan 263 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh sehingga jumlah total
pasien sembuh hingga saat ini adalah 4.838 orang. Sementara untuk kasus pasien
meninggal terdapat penambahan 36 orang, sehingga jumlah total pasien meninggal
menjadi 1.278 kasus.

Jumlah Terpapar Covid-19 Di Indonesia Per 21 Mei 2020. Sumber Gambar covid19.go.id

Data
tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 219.975 yang dilakukan
menggunakan 2 metode yaitu metode Polymerase
Chain Reaction
(PCR) di 69 laboratorium dan Test Cepat Melokuler (TCM) di
34 laboratorium. Sebanyak 160.374 orang yang diperiksa didapatkan data 20.162
positif dan 140.212 negatif.

Kemudian
untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih dipantau ada sebanyak
50.187 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih diawasi menjadi
11.066 orang. Sementara 34 provinsi dan 392 kabupaten/kota di Tanah Air sudah
terdampak.

Dari data yang tercatat hari
ini, berdasarkan wilayah penyebaran dengan kasus terkonfirmasi terbanyak adalah
DKI Jakarta dengan kasus positif sebanyak 6.301 kasus, sementara kasus pasien
sembuh sebanyak 1.458, sedangkan kasus kematian sebanyak 481 orang. Jawa Timur
dengan kasus positif sebanyak 2.998 kasus, sementara pasien sembuh sebanyak 403
orang, sedangkan kasus kematian sebanyak 241 orang. Jawa Barat dengan kasus
positif 1.962 kasus, sementara pasien sembuh sebanyak 422 orang, sedangkan
kasus kematian sebanyak 124 orang.

Melihat
penambahan yang cukup tinggi ini Achmad Yurianto kembali mengajak masyarakat
untuk berdisiplin dan mematuhi protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan
sabun dan air yang mengalir, memakai masker, jaga jarak, menghindari
berkerumunan dan tetap tinggal di rumah.

Sumber
Berita: covid19.go.id