Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

SITUASI KONDUSIF, TNI GELAR OPSTER 2019 DI KAB. JAYAWIJAYA

Abepura, “tabloidnusantara.com” – Pasca kerusuhan di Kabupaten Jayawijaya dan sekitarnya beberapa waktu lalu, situasi dan kondisi terus berangsur aman dan kondusif. Berkaitan dengan hal tersebut, TNI dalam hal ini Korem 172/PWY menggelar Operasi Teritorial (Opster) tahun 2019 yang menyasar 4 tempat di Kabupaten Jayawijaya.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram


Abepura, “tabloidnusantara.com” – Pasca
kerusuhan di Kabupaten Jayawijaya dan sekitarnya beberapa waktu lalu, situasi
dan kondisi terus berangsur aman dan kondusif. Berkaitan dengan hal tersebut,
TNI dalam hal ini Korem 172/PWY menggelar Operasi Teritorial (Opster) tahun
2019 yang menyasar 4 tempat di Kabupaten Jayawijaya.

Bupati Kab. Jayawijaya Jhon Richard Banua SE,M.Si selaku Inspektur upacara pada upacara pembukaan Opster TNI tahun 2019 bertempat dilapangan Bola Kimbim, Jl. Silo Doga,  Distrik Asologaima, Kab. Jayawijaya.

Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan
Pemerintah Kab Jayawijaya mendukung sepenuhnya kegiatan Operasi teritorial TNI
oleh Korem 172/PWY.

“Yang dilakukan oleh Opster ini tujuannya
adalah untuk melakukan pendekatan secara langsung kepada masyarakat sehingga
TNI bisa bekerjasama membangun tempat-tempat maupun fasilitas yang dibutuhkan
oleh masyarakat di Kab Jayawijaya”, katanya.

Bupati menegaskan, keberadaan TNI-Polri di
Kab Jayawijaya sangatlah penting. Keberadaan aparat untuk membantu pemerintah
daerah dalam proses percepatan pembangunan bukan untuk membuat takut
masyarakat.

“TNI dan Polri turun langsung ke
kampung-kampung berinteraksi dengan masyarakat, Tidak benar kalau ada opini
yang mengatakan keberadaan TNI dan Polri di Kab Jayawijaya membuat takut
masyarakat. Aparat dan masyarakat terus bersatu dan tidak ada kata perbedaan”,
tegas Bupati.

Danrem 172/PWY Kolonel Inf J. Binsar Parluhutan Sianipar pada kesempatan yang sama mengatakan, pelaksanaan operasi teritorial TNI tahun 2019 di kabupaten Jayawijaya sesuai dengan arahan Mabes TNI.

BACA JUGA : PANGDAM, BANGUN PAPUA HARUS DENGAN PENDEKATAN DENGAN RAKYAT

“Kita lakukan upaya-upaya dalam meningkatkan
kesejahteraan masyarakat yang ada di wilayah ini. Kemudian diselaraskan dengan
kondisi aktual yang ada di wilayah Kab. Jayawijaya khususnya Wamena, kita
melakukan berbagai komunikasi dengan masyarakat dengan upaya-upaya
pembangunan.  Berkoordinasi dengan pemerintah
kabupaten atau bupati kita berusaha membangun berbagai hal baik berbentuk fisik
dan non fisik”, ujarnya

Opster akan dilaksanakan di empat tempat
yakni di kampung Yonggime distrik Pyramid, Kampung Silokarno Doga Distrik
Silokarno Doga, Distrik Wamena, Kampung Wouma Distrik Wouma.

Untuk sasaran fisik yakni pembangunan 6 unit
rumah masyarakat, pembangunan 1 unit gereja, pembuatan 5 sumur bor, pemasangan
20 unit lampu jalan dalam hal ini menggunakan solar cell, pembangunan 3
unit  kandang babi dan perehapan beberapa
fasilitas umum seperti gereja dan sekolah. Untuk sasaran non fisik, kita juga
melakukan kegiatan penyuluhan wawasan kabangsaan, bela negara dan perlombaan
PCTA ( Parade Cinta Tanah Air) dan juga kegiatan di bidang kesehatan yaitu
penyuluhan dan pengobatan masal, serta karya bhakti, olahraga bersama,
pembagian sembako kepada masyarakat dan ibadah bersama tokoh agama lain
sebagainya.

Adapun sasaran tambahan yang akan
dilaksanakan yaitu pemasangan solar cell di rumah masyarakat sebanyak 75 unit
bekerjasama dengan PT. PLN(Persero) wilayah Papua, pembuatan 2 unit MCK umum
dua pintu kerjasama dengan Bank BRI cabang Wamena, pembagian biscuit Balita
sebanyak 700 karton dan untuk ibu hamil 200 karton kerjasama dengan Kementrian
Kesehatan RI untuk kegiatan Baksos di Kab. Jayawijaya.

“Intinya adalah membangun dan membantu
hal-hal yang paling dibutuhkan oleh masyarakat saat ini di wilayah Kab.
Jayawijaya. Pada kegiatan ini kita melibatkan sekitar 200 personel”, kata
Binsar.

Pihaknya juga berharap, kegiatan tersebut
dapat membangun interaksi masyarakat dengan TNI di daerah. Kemudian kita juga
berusaha dalam membangun suasana yang lebih kondusif di wilayah Jayawijaya
khususnya di Wamena dan sekitarnya sehingga tercipta opini masyarakat bahwa
situasi sudah berangsur pulih.

Sementara itu, Kepala Suku Daerah Omargma
(Pewaris Anak Tungal dari Silo Soekarno Doga), Alex Silo Soekarno Doga
mengatakan, Opster TNI masuk di wilayah Kab. Jayawijaya, kami sebagai tokoh
adat sangat berterima kasih kepada pemerintah Pusat dan panglima TNI.

“Pembangunan sampai di daerah ini, kami
sangat berterima kasih, kami perlu membangun daerah ini dengan TNI bersama
rakyat sebagai bentuk membangun bersama”, katanya.

 Terkait isu-isu yang berkembang saat ini, pihaknya menyampaikan tidak mengetahui. “Kami tidak ingin membeda-bedakan suku maupun ras, karena bagi kami semuanya sama. Kami sama-sama mau membangun daerah yang terbelakang di Kab Jayawijaya pada khususnya dan umumnya diseluruh pegunungan”, ujarnya.

BACA JUGA : VERONICA KOMAN BERTEMU PARLEMEN AUSTRALIA, TENTANG KONDISI PAPUA SAAT INI

Pembangunan yang seperti ini yang kami
harapkan, biarkan TMMD dalam skala besar maupun kecil masuk secara bertahap.
Agar masyarakat merasa puas dan menikmati pembangunan di daerahnya. Kami mau
membangun bersama-sama TNI-Polri, bergandengan tangan dalam pembangunan.