SOLO, “tabloidnusantara.com”. – Kabar mengejutkan datang dari industri musik tanah air. Maestro campur sari Indonesia, Didi Kempot yang di kenal oleh penggemarnya dengan sebutan “The Godfather Of Broken Heart” meninggal dunia di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo hari Selasa (5/5) pukul 07.30 WIB di usia 53 Tahun.
Seperti dikutip dalam kompas.com, kakak kandung Didi Kempot, Lilik
mengkonfirmasi bahwa akhir-akhir ini adiknya kelelahan karena banyaknya
kegiatan yang sedang dijalani. “Kalau saya
prediksi ya begitu, kecapekan,” ungkap Lilik dalam wawancara dengan Kompas
TV. Lilik mengatakan, selama ini Lord Didi tidak pernah mengeluhkan sakit.
“Dia enggak bilang kalau ngomong sakit betul, enggak ngomong,” kata
Lilik. Soal riwayat penyakit penyanyi dengan nama lengkap Dionisius Prasetyo, Lilik
pun mengatakan adiknya tidak memiliki riwayat penyakit apapun.
Lilik mengatakan, sebelumnya Didi Kempot sempat mengeluh sakit pada malam hari. Kemudian, penyanyi pelantun “Pamer Bojo” itu dibawa ke rumah sakit sebelum akhinya meninggal dunia. Informasi yang didapat melalui tayangan Trans TV, jenazah Didi Kempot rencananya akan disemayamkan sebentar di rumah duka di Solo, kemudian pihak keluarga akan memakamkan Didi Kempot di pemakaman keluarga di Ngawi, Jawa Timur, dimana orang tua dan kakak “Sobat Ambyar” ini telah dimakamkan.
Didi Kempot lahir di Solo, 31 Desember 1966. Ia
dikenal sebagai seorang penyanyi dan penulis lagu campursari dari Solo.
Didi Kempot merupakan putra dari seniman tradisional terkenal, Ranto Edi
Gudel atau dikenal Mbah Ranto.Adik kandung dari Mamiek Prakoso yang
merupakan pelawak senior Srimulat itu banyak dikenal publik melalui
karya-karyanya yang populer. Didi Kempot memulai karirnya sebagai musisi
jalanan di kota Solo pada tahun 1984 sampai dengan 1986, hingga hijrah ke
Jakarata pada tahun 1987.
Penyanyi yang dijuluki “The Godfather of Broken Heart” itu dikenal dengan lagu-lagu
bertemakan patah hati. Nama Didi Kempot kembali mencuat dalam beberapa tahun
terakhir terutama di kalangan anak muda. Sederet konser pun telah dilakukan
oleh Didi Kempot dengan penonton anak muda. Didi Kempot juga berencana
menggelar konser Akbar di Stadion Gelora Bung Karno pada 10 Juli 2020
mendatang. Namun konser tersebut urung dilaksanakan setelah adanya kondisi
pandemi Covid-19 di Tanah Air.
Sebelumnya, Didi Kempot diganjar penghargaan Lifetime
Achievement Award dari Billboard Indonesia Music Awards 2020 pada Rabu, 26
Februari 2020 malam. Penghargaan ini diterima Didi atas dedikasinya bermusik
selama bertahun-tahun memperjuangkan musik tradisional.
Selamat Jalan“The
Godfather of Broken Heart”, karya-karyamu akan selalu dikenang.