Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

POLDA PAPUA BENTUK SATGAS ANTI MAFIA BOLA

Jayapura, “tabloidnusantara.com” – kepolisian daerah papua telah membentuk satuan tugas (satgas) mafia bola jilid III wilayah papua  ,satgas ini betugas mengawasi semua pertandingan kompitisi liga i 2020 , umumnya dan provinsi papua khususnya, dari praktek pengaturan skor atau fixing. Satgas anti mafia bola pusat III yang dipimpin dir reskrimum polda papua kombes pol kolestra siboro, sh.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

Jayapura, “tabloidnusantara.com”
– kepolisian daerah papua telah membentuk satuan tugas (satgas) mafia bola
jilid III wilayah papua  ,satgas ini
betugas mengawasi semua pertandingan kompitisi liga i 2020 , umumnya dan
provinsi papua khususnya, dari praktek pengaturan skor atau fixing. Satgas anti
mafia bola pusat III yang dipimpin dir reskrimum polda papua kombes pol
kolestra siboro, sh.

memantapkan kerjanya satgas anti
mafia bola wilayah papua ,melakukan kegiatan rapat kordinasi anti mafia bola
wilayah papua tahap III tahun 2020 , (25/2) yang dipimpin langsung oleh dir
reskrimum polda papua kombes pol kolestra siboro, sh selaku kasatgas wil anti
mafia bola.

Hadir dalam pertemuan tersebut,
dir samapta polda papua kombes pol sondang siagian, wadan pom kodam XVII ,
cenderawasih letkol cpm bayu aw, arifin soleh asprov pssi (wakil sekertaris
pssi papua), kompol anton ampang (kasubbid pid humas), kompol ridwan (kasubbid
provost porpam polda papua).

Dir reskrimum polda papua kombes
pol kolestra siboro, sh, mengatakan, masyarakat menduga bahwa minimnya prestasi
sepak bola tanah air adalah karena maraknya praktek permafiaan diseluruh sendi
persepakbolaan indonesia, seperti yang pertama praktek match fixing dengan
modus operandi penyuapan kepada perangkat pertandingan , wasit serta perangkat
pssi kewilayahan.

“kedua praktek pengaturan skor
dengan modus tindak pidana perjudian dan ketiga praktek penyuapan dalam proses
rekruitmen pemain sepakbola, satgas anti mafia bola tahap iii merupakan
kelanjutan satgas antimafia bola tahap i dan tahap ii yang bertugas yaitu,
menuntaskan kasus-kasus satgas anti mafia bola tahap i & ii yang belum
selesai,terangnya

Dijelaskan polri bersama pom tni
melaksanakan pengawasan & monitoring pertandingan liga 1, 2 & 3 untuk
mencegah terjadinya match fixing , pengaturan skor. Apabila masih ditemukan
maka akan dilakukan penegakkan hukum. Pengawasan & monitoring rekruitmen
pemain nasional dalam rangka persiapan piala dunia u-20 tahun 2021 di
indonesia.

“adanya praktek mafia sepakbola
saat ini, tentunya telah menodai semangat patriotisme serta sportifitas olah
raga sepakbola di tanah air. Hal ini pun yang kemudian juga disinyalir menjadi
penyebab minimnya prestasi sepakbola indonesia baik di kancah nasional maupun
internasional,”tukasnya.

Siboro mengakui beberapa hambatan
, kendala yang dihadapi penyidik dalam mengungkap praktek mafia sepak bola
antara lain yaitu, sulitnya pembuktian terjadinya match fixing, karena penyidik
hanya melihat secara kasat mata atau hanya melalui rekaman pertandingan saja.

Anggota polri terkesan hanya
sebagai pengamanan pertandingan sepakbola bukan pers yang sedang melaks
penyelidikan.

“para mafia sepak bola telah
mengetahui cara bertindak penyidik, sehingga mereka sulit untuk ditangkap,
melibatkan jaringan internasional dalam praktek pengaturan skor dengan modus
perjudian. Adanya hubungn emosional antara pers satgaswil dan klub yang
bertanding sehingga timbul perasaan segan untuk menindak. Serta kendala
sosiologis dan geografis, “ujar

Ditambahkan, satgas anti mafia
bola polri hanya sebagai lokomotif yang seyogyanya diikuti oleh gerbong-gerbong
lainnya seperti kemenpora, pssi, manajemen klub, wasit, pemain serta didukung
oleh puspom tni guna mewujudkan sepakbola indonesia yang bersih, bermartabat
dan berprestasi.

“intinya secara keseluruhan untuk
satgas wilayah papua ini bersama-sama sependapat dan sehati untuk benar-benar
melakukan pencegahan terhadap mafia bola bahkan mungkin bukan hanya sampai
ditingkat liga, tetapi mungkin juga nanti kita akan tetap tindak lanjuti sampai
pada pon xx yang akan dilaksanakan diwilayah papua,” ujarnya.

Sementara itu wakil sekertaris
asprov pssi papua arifin soleh, mengapresiasi dengan adanya satgas anti mafia
bola ini dengan harapan, praktek-praktek kecurangan, praktek suap dan lain-lain
yang selama ini mencederai nilai-nilai sportifitas di sepak bola bisa dapat
dikurangi.