JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam konferensi persnya di Gedung BNPB Jakarta, Rabu (6/5) sore, kembali menyampaikan data perkembangan kasus Covid-19 di Indonedia. Menurut data yang dihimpun Gugus Tugas dalam 24 jam terakhir, Achmad Yurianto menyampaikan bahwa terjadi penambahan kasus positif terdapat penambahan 367 kasus. “Dengan adanya penambahan tersebut, jumlah total kasus positif pada hari ini menjadi 12.438 kasus,” papar Yuri.
Sementara itu, data yang ada juga menunjukkan
adanya penambahan kasus sembuh sebanyak 120 orang sehingga jumlah total pasien
sembuh adalah 2.317 orang. Namun disayangkan penambahan kasus meninggal
melonjak sebanyak 23 orang, setelah sehari sebelumnya tercatat 8 orang
meninggal dunia. Penambahan kasus meninggal hari ini berkontribusi menambah
jumlah kasus kematian sebanyak 895 jiwa.
Akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji
spesimen sebanyak 128.383 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain
Reaction (PCR) di 89 laboratorium. Sebanyak 92.976 kasus spesimen yang diperiksa
didapatkan data 12.438 positif dan 76.853 negatif. Kemudian untuk jumlah orang
dalam pemantauan (ODP) menjadi 240.726 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP)
menjadi 26.932 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 350
kabupaten/kota di Tanah Air.
Melihat data sebaran Covid-19 di Indonesia, DKI
Jakarta sebagai episentrum penyebaran, sampai hari ini terdata 4.770 kasus
positif. Sementara Jawa Barat terdata 1.320 kasus positif. Jawa Timur terdata
sejumlah 1.221 kasus positif dan Jawa tengah terdata sejumlah 891 kasus
positif. Sejumlah 12 provinsi hari ini tidak melaporkan adanya penambahan kasus
positif baru, seperti Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara,
Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Riau, Maluku, Maluku Utara,
Nusa Tenggara Timur dan Gorontalo.
Diakhir penjelasannya Yuri menyampaikan bahwa penyebaran Covid-19 dapat dicegah dengan kedisiplinan yang kuat, semangat gotong royong dan kebersamaan agar semua dapat mematuhi arahan-arahan dari pemerintah untuk physical distancing, menjaga jarak, tetap dirumah, menggunakan masker, tidak mudik, membiasakan diri untuk cuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta mematuhi PSBB. “Hanya kita yang bisa menyelamatkanbangsa kita,” tutup Yuri.
Sumber Berita : covid19.go.id dan tirto.id