Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BENCANA ALAM

PERKEMBANGAN COVID-19 DI INDONESIA 18 MEI 2020, KASUS POSITIF BERTAMBAH 496 ORANG

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengumumkan kembali perkembangan penyebaran Covid-19 di Indonesia pada hari Senin (18/5) di Gedung BNPB Jakarta. Berdasarkan data yang dihimpun Gugus Tugas selama 24 jam terakhir terdapat penambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif sebanyak 496 orang sehingga jumlah totalnya menjadi 18.010 orang. Sedangkan pasien sembuh menjadi 4.324 setelah ada penambahan 195 orang dan kasus meninggal menjadi

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

JAKARTA, tabloidnusantara.com”. – Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengumumkan kembali perkembangan penyebaran Covid-19 di Indonesia pada hari Senin (18/5) di Gedung BNPB Jakarta. Berdasarkan data yang dihimpun Gugus Tugas selama 24 jam terakhir terdapat penambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif sebanyak 496 orang sehingga jumlah totalnya menjadi 18.010 orang. Sedangkan pasien sembuh menjadi 4.324 setelah ada penambahan 195 orang dan kasus meninggal menjadi 1.191 dengan penambahan 43 orang.

Akumulasi data tersebut diambil dari
hasil uji spesimen sebanyak 190.660 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 66
laboratorium dan Test Cepat Melokuler (TCM) di 10 laboratorium. Sebanyak
143.035 orang yang diperiksa didapatkan data 18.010 positif dan 125.025
negatif.

Kemudian untuk jumlah Orang Dalam
Pemantauan (ODP) yang masih dipantau ada sebanyak 45.047 orang dan Pasien Dalam
Pengawasan (PDP) yang masih diawasi sejumlah 11.422 orang. Data tersebut
diambil dari 34 provinsi dan 389 kabupaten/kota di Tanah Air.

Infografis Covid-19 Indonesia 18 Mei 2020. Sumber Gambar covid19.go.id

Tiga provinsi dengan angka kasus positif
terbanyak adalah Provinsi DKI Jakarta dengan total kasus 6.059, sementara kasus
pasien sembuh sejumlah 1.307 dan kasus pasien meninggal berjumlah 463 orang.
Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan angka kasus positif terbanyak kedua
yaitu sejumlah 2.296, sementara mempunyai kasus pasien sembuh sejumlah 337
orang dan kasus kematian tercatat 209 orang. 
Provinsi Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan angka kasus positif
terbanyak ketiga sejumlah 1.677 orang, sementara mempunyai kasus pasien sembuh
sejumlah 397 orang dan kasus kematian sejumlah 123 orang.

Kembali Achmad Yurianto mengajak masyarakat
untuk hidup dengan tatanan norma yang baru yaitu tetap hidup sehat dengan
membiasakan diri dengan cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir,
menggunakan masker dan jaga jarak apabila keluar rumah serta tetap tinggal
dirumah untuk memutus rantai penularan Covid-19. “Mari kita hidup berdamai
dengan Covid-19 dengan tetap melaksanakan protocol kesehatan,” ajak Yuri mengakhiri
penjelasannya.

Sumber Berita: covid19.co.id