Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

KONSULAT RI-PNG IKUT PATROLI PATOK PERBATASAN BERSAMA SATGAS PAMTAS YONIF PR 328/DGH

Dalam menjaga dan mengamankan patok dari tindakan-tindakan pergeseran/perusakkan patok perbatasan, Personel Satgas Pos Skofro Lama yang dipimpin oleh Letda Inf Ahmad mukti pun rutin dalam melaksanakan patroli pengecekan patok MM 2.3 yang merupakan tanggung jawab dari Pos Skofro Lama.

Patroli Patok Perbatasan Mm 2.3 Personel Pos Skofro Lama Ditemani Oleh Tim Konsulat Ri-Png, Yaitu Bapak Abraham Bersama 2 Orang Lainnya

Dalam menjaga dan mengamankan patok dari tindakan-tindakan pergeseran/perusakkan patok perbatasan, Personel Satgas Pos Skofro Lama yang dipimpin oleh Letda Inf Ahmad mukti pun rutin dalam melaksanakan patroli pengecekan patok MM 2.3 yang merupakan tanggung jawab dari Pos Skofro Lama.

Patroli patok perbatasan merupakan
salah satu tugas pokok Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH dalam menegakkan
kedaulatan Wilayah Indonesia seperti yang tertuang di dalam Undang-undang.

“Sesuai dengan tugas pokok kami
dalam menjaga perbatasan, Pos Skofro Lama mempunyai tanggung jawab patok MM 2.3
dan untuk menuju kesana dibutuhkan waktu tempuh dengan berjalan kaki selama 3
jam dengan jarak 3 Km dari Pos,” Ujar Letda Inf Mukti.

Namun dalam pelaksanaan patroli
patok, Personel Pos Skofro Lama ditemani oleh Tim konsulat RI-PNG, yaitu Bapak
Abraham bersama 2 orang lainnya. Tujuan dari keikutsertaan konsulat RI-PNG
adalah untuk mengetahui secara pasti letak patok perbatasan antara wilayah
Indonesia dan PNG.

“Ini merupakan pengalaman pertama
kali kami mengikuti Personel Satgas dalam mengecek patok perbatasan. Selain itu
kami juga harus mengetahui lokasi pasti patok MM 2.3 agar dapat membantu
pembangunan di sektor wilayah perbatasan yang dianggap memiliki nilai yang
strategis dan kami ucapkan terima kasih kepada Personel Satgas yang bertugas di
wilayah perbatasan,” Ujar Pak Abraham.

Perjalanan menuju Patok MM 2.3
tidak lah mudah, berbagai medan dan rintangan yang harus dilalui berupa hutan
lebat, Sungai, dan ketinggian. Namun bukan menjadi penghalang untuk mengecek
kondisi patok perbatasan. Sesampainya di Patok MM 2.3 Personel kemudian
melakukan pengecekan lokasi dan kondisi patok.