Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
HEADLINE

MENDAGRI TITO TERIMA PENGHARGAAN DARI PRESIDEN SINGAPURA

Singapura – Menteri Dalam Negeri, Jenderal (Purn) Prof. H. Muhammad Tito Karnavian menerima penghargaan Darjah Utama Bakti Cemerlang (Distinguished Service Order) dari pemerintah Singapura yang disampaikan oleh Presiden Singapura, Halimah Yacob, pada 15 Januari 2020, di The Istana, Singapura.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

Singapura – Menteri Dalam Negeri, Jenderal (Purn) Prof. H. Muhammad Tito Karnavian menerima penghargaan Darjah Utama Bakti Cemerlang (Distinguished Service Order) dari pemerintah Singapura yang disampaikan oleh Presiden Singapura, Halimah Yacob, pada 15 Januari 2020, di The Istana, Singapura.

Dikutip dari Humas Kemenlu, Penghargaan tersebut diberikan
atas jasa-jasa Jend. Pol (Purn) Tito Karnavian dalam meningkatkan kerja sama
bilateral antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Singapore Police
Force, terutama dalam penanganan kejahatan lintas batas negara, khususnya
terorisme saat berdinas aktif di Kepolisian, baik sebagai Komandan Densus 88,
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme dan Kepala Kepolisian Negara
Republik Indonesia.

Dalam masa jabatannya sebagai Kapolri, Jend Pol (Purn) Tito
Karnavian juga dinilai berjasa memperkuat efektivitas kerja sama operasional
institusi kepolisian kedua negara dan juga berkontribusi dalam meningkatkan
keamanan di Indonesia yang juga berdampak positif terhadap keamanan kawasan,
termasuk Singapura.

Duta Besar RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya mendampingi
penganugrahan bintang jasa tersebut dalam upacara khidmat di Istana pemerintah
Singapura. Sebelum penerimaan penghargaan, Jend. Pol (Purn) Tito Karnavian
melakukan courtessy call kepada Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, Senior
Minister Teo Chee Hean, Menteri Dalam Negeri Singapura, K. Shanmugam, dan
Kepala Kepolisian Singapura, Hoong Wee Teck. Dalam pertemuan yang didampingi
Dubes Ngurah Swajaya, disepakati mengenai pentingnya untuk terus meningkatkan
kerja sama, terutama dalam bidang penanggulangan kejahatan lintas batas negara,
serta pentingnya interaksi yang erat, baik secara institusi maupun diantara
pejabat kedua negara.