Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
HEADLINE

PEDULI PENDIDIKAN, TNI TERJUNKAN PRAJURIT JADI TENAGA PENDIDIK DI PERBATASAN PAPUA

Papua, “tabloidnusantara.com” – Peduli dengan dunia pendidikan, TNI secara langsung terjun membantu, mengajar di perbatasan wilayah timur Republik Indonesia dengan Pupua Nugini (RI-PNG). Tepatnya di Sekolah Dasar (SD) YPK Pengharapan Forwasi Wallay, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Papua. Pada Kamis (16/1/2020)

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

Papua, “tabloidnusantara.com” – Peduli
dengan dunia pendidikan, TNI secara langsung terjun membantu, mengajar di
perbatasan wilayah timur Republik Indonesia dengan Pupua Nugini (RI-PNG).
Tepatnya di Sekolah Dasar (SD) YPK Pengharapan Forwasi Wallay, Distrik Senggi,
Kabupaten Keerom, Papua. Pada Kamis (16/1/2020)

Seperti halnya yang disampaikan, Dansatgas
Pamtas RI-PNG Yonif Raider 509/Kostrad Letkol Inf Wira Muharrohmah, S.H.P.Sc. Bahwasannya
Prajurit TNI yang berada di perbatasan tidak hanya menjaga keutuhan NKRI, namun
mereka juga peduli dengan dunia pendidikan.

Kami langsung terjun kelapanganu
untuk membantu mengajar di perbatasan wilayah timur Republik Indonesia dengan
Pupua Nugini (RI-PNG). Tepatnya di Sekolah Dasar (SD) YPK Pengharapan Forwasi
Wallay, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Papua. Pada Kamis (16/1/2020)

Disela-sela kegiatan mengajar
tersebut Dansatgas menuturkan bahwa dirinya terjun langsung untuk
membantumengajar murid-murid SD tersebut,

“Hal tersebut merupakan
wujud dari perhatiannya akan dunia pendidikan, dan melihat secara langsung
kondisi siswa/i di sekolah tersebut”,kata Wira.

“Kami juga mengamati bahwa salah
satu kendala yang dihadapi sejumlah sekolah yang ada di perbatasan adalah
kurangnya tenaga guru atau tenaga Pendidik, sehingga proses atau kegiatan
pembelajaran terhambat. Bertolak pada hal tersebut diatas, saya berinisiatif
untuk membantu pelaksanaan proses belajar mengajar di SD YPK Pengharapan
Forwasi Wallay  dengan terjun langsung
sebagai tenaga pendidik,”tambahnya.

Selanjutnya Dansatgas juga
mengatakan bahwa beberapa prajurit dari Pos Kotis sudah membantu mengajar di
sekolah tersebut sejak Senin pekan lalu dan sudah banyak hal yang diajarkan,
mulai dari membaca, menulis dan berhitung, tidak lupa pula diajarkan materi
tentang wawasan kebangsaan, yang diharapkan dapat diketahui sejak dini oleh
para siswa-siswi di sekolah tersebut.

“Dalam materi wawasan kebangsaan
yang diberikan, diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan saling
peduli  dalam hati peserta didik antara
satu dengan yang lainnya sejak dini”, pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah
Yosua Sima Forki, S.Pd. menuturkan bahwa, di Sekolah ini memiliki Siswa
berjumlah 75 orang, terdiri  dari 6
Rombongan belajar, yaitu dari kelas 1 sampai kelas 6. Setiap kelas terdiri atas
10 sampai dengan 20 siswa. Selain itu, sekolah ini juga  memiliki 4 orang guru, yang terdiri atas tiga
guru pegawai negeri dan satu tenaga honorer. Namun mereka tidak bisa selalu
hadir bersama dikarenakan  tempat
tinggalnya sangat jauh dari sekolah.

Kami pihak sekolah sangat
 berterimakasih kepada Dansatgas beserta anggotnya, yang sudah mau dan
rela membantu kegiatan belajar mengajar di SD YPK Pengharapan Forwasi Wallay.

“Di sini kami sangat kekurangan
guru yang bisa mengajar Siswa-siswa sehingga banyak kendala yang dihadapi pada
saat proses belajar mengajar. Saya sangat berterima kasih karena bapak TNI yang
bertugas di perbatasan dapat secara langsung datang dan mau mengajar
murid-murid di SD kami”, ungkapnya.

  • Otentikasi : Kolonel Cpl Eko Daryanto, S.E., M.Si.
  • (Kapendam XVII/Cenderawasih)