Kendal, “tabloidnusantara.com” – Intensiitas curah hujan yang tinggi membuat di beberapa ruas jalan wilayah Kabupaten Kendal mengalami longsor, , terutama di wilayah bagian atas atau pegunungan menjadi rawan tanah longsor.
Curah hujan lebat di wilayah atas pada hari Senin
kemarin (13/1/2020), menyebabkan jalan yang berada di Desa Surokonto Kulon
kecamatan Pageruyung mengalami tanah longsor pada bagian bawah jalan beton
sepanjang sekitar 15 meter dan memakan bagian bawah beton tersebut selebar 1,5
meter.
Melihat kondisi yang membahayakan tersebut, Bupati
Kendal dr. Mirna Annisa, M.Si menginstruksikan kepada Dinas Perhubungan
Kabupaten Kendal untuk memasang rambu-rambu tanda peringatan.
“Dishub sudah saya intruksikan untuk memasang
rambu-rambu larangan melintas bagi kendaraan roda 4 keatas. Semua kendaraan
truk Galian C diharapkan tidak melintas di jalur tersebut,” terang Bupati
Kendal, Rabu (15/1/2020).
Beberapa OPD terkait diminta membantu mengatasi tanah
lonsor tersebut. Sementara itu, Kepala DPURP Kabupaten Kendal Sugiono berencana
mengambil langkah akan membuat senderan yang dapat menahan tanah di lokasi
tersebut.
“Senderan yang longsor tersebut diketahui sudah
berumur sepuluh tahun lebih,” jelas Sugiono pada awak media. Namun, fihaknya
akan membuat senderan baru yang lebih kuat lagi.
Warga masyarakat kabupaten Kendal khususnya warga desa Surokonto Kulon terutama para pengendara sepeda motor diimbau agar berhati-hati apabila melintas di jalur rawan tersebut. ( Sumber Kominfo Kendal / heDJ )