Jakarta, “tabloidnusantara.com” – Darurat Daerah DKI Jakarta, tenggelam dilanda banjir, akibat cuaca ekstrim dan banjir kiriman dari bogor, kurang lebih 19.097 jiwa warga jakarta sudah diungsikan antisipasi banjir susulan atau banjir kiriman.
Seperti yang disampaikan Kepala
BPBD DKI Jakarta Subejo, Rabu (1/1/2020) malam, Badan Penanggulangan Bencana
Daerah DKI Jakarta menyatakan tengah melakukan antisipasi banjir susulan di
berbagai wilayah ibu kota.
Kami juga akan menyiapkan tempat pengungsi, dapur umum, kebutuhan yang mendasar, termasuk tim medis dan obat-obatan. “Kami juga meningkatkan sistem informasi pada warga yang terjebak banjir, memberdayakan pengeras suara di lingkungan, serta perahu karet didekatkan untuk keperluan evakuasi. “ujarnya.
Disisi lain Kepala Dinas SDA DKI
Jakarta Juaini Yusuf. Mengatakan, Kami juga menyiapkan pompa air portabel untuk
mengurangi debit air yang sulit berkurang, seperti di daerah-daerah lembah yang
berbentuk cekung. “saat ini Jakarta memiliki sekitar 300 unit pompa portabel yang
disebar di lima wilayah kota, dengan melihat titik-titik wilayah dengan
genangan air yang berbeda-beda. “Tegasnya.
Dari hasil pantauan, akibat curah
hujan yang tinggi sejak tanggal 31 desember 2019 hingga malam tahun baru 1 januari
2020, menyebabkan banjir di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi
(Jabodetabek).
Kurang lebih 19.079 jiwa
terhitung sejak pukul 16.30 WIB, 1 januari 2020, mengungsi akibat banjir yang
tersebar di lima wilayah Pemprov DKI Jakarta.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, menurunkan 120 ribu petugas untuk mengevakusi dalam penangulangan bajir. “tn”