Jayapura, “tabloidnusantara.com” – Papua secara aspek hukum internasional, referendum sudah tidak relefan lagi dan Indonesia berhak untuk mempertahankan wilayah kedaulatannya. “Sesuai dengan resulusi PBB, No. 2504 yang dikeluarkan majelis umum PBB, 19 Nopember 1969, telah disepakati bahwa Papua bagian dari kedaulatan NKRI yang diakui masyarakat Internasinal.
“Seperti adanya segelintir oknum, kelompok separatis yang ingin memerdekakan diri dari Indonesia dianggap mengada-ada, bahkan adanya suara negara asing yang ikut campur dalam kedaulatan NKRI, yang menyatakan dukungan kemerdekaan Papua disebut sebagai opini belaka. Dimana 1 Desember bagian dari hari kemerdekaan Papua yang tanpa dasar.
BACA JUGA : DUNIA INTERNASIONAL MENDUKUNG PAPUA BAGIAN DARI NKRI
Dalam menyikapi hal ini, salah satu tokoh pemuda papua, Elisa Bouway, SH (Ketua LPRI Prov Papua), selalu menyerukan dan mengajak mari kita Menyambut Bulan Desember Penuh Kasih dan Damai. “Bulan Desember adalah bulan penuh Kasih, Penuh Damai dan penuh Berkah untuk ummat Nasrani khususnya dan seluruh manusia secara umum.
Saya berharap dan menghimbau kepada seluruh warga Papua dan seluruh warga negara Indonesia di manapun berada, Mari kita menyambut dan mengisi Bulan Desember 2019 ini dengan hikmat dan Suka Cita, jangan sampai diisi dengan duka, derita, airmata bahkan tumpahan darah. “Kami sangat mengutuk adanya kelompok Separatis yang selalu menupahkan darah manusia tampa hak. Karena merekalah yang menghambat pembangunan dan merekalah yang membuat Rakyat Papua semakin menderita dan terbalakang karena tidak tersentuh oleh pembangunan. “Ujarnya.
“Kepada kelompok TPN/OPM dan kelompok Separatis lainnya serta seluruh simpatisannya. Hentikanlah segalah aktifitas kalian karena Papua sudah final sebagai bagian dari Kedaulatan NKRI. Mari bersama-sama membenahi diri agar mampu ikut serta dalam pembangunan untuk kesejahteraan bersama serta untuk kejayaan Generasi Papua dan Generasi NKRI di masa datang. “tegasnya
Kami
harap kepada genarasi muda Papua, mari tunjukkan Karya kita kepada Bangsa dan
Negara. Kita tunjukkan bahwa Orang Papua adalah bagian dari Subjek Pembangunan
Bangsa. Orang Papua bukan perusak atau pengacau Bangsa.
Disisi lain kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada aparat keamanan TNI/Polri yang sedang bertugas untuk memberikan jaminan keamanan kepada seluruh Rakyat sampai ke pedalaman. Meskipun keselamatan mereka sendiri terancam dan yang pasti mereka tidak bisa berkumpul dengan keluarga merayakan Kasih Natal karena sedang mengemban Tugas Negara.
Selain
itu Elisa Bouway, SH, menilai adanya pemekaran Provinsi adalah untuk mewujudkan
kesejahteraan Rakyat dan menjamin keadilan Sosial merata sampai ke pelosok
daerah. “Pemekaran Propinsi bertujuan untuk memecah monopoli kekuasaan,
monopoli birokrasi dan monopoli kebijakan di daerah Papua. Sehingga pembangunan
hanya berjalan di Ibu Kota, tidak merata sampai ke daerah. Demikian pula
birokrasi hanya dimonopoli oleh suku tertentu atau kelompok tertentu sedangkan
kelompok lain hanya menjadi penonton.
Dengan Pemekaran Propinsi maka akan membuka peluang seluas-luasnya bagi generasi muda Papua yang memiliki kompetensi untuk mendapatkan pekerjaan dan masuk dalam birokrasi, akan menjamin pemerataan pembangunan, karena program dan pengawasan pembangunan akan merata ke seluruh daerah.
BACA JUGA : 1 DESEMBER HARI AIDS SEDUNIA, “PAPUA BANGKIT MENUJU BEBAS DARI AIDS
Ya,
wajar kalau ada beberapa kelompok yang menolak pemekaran Propinsi. “Mereka yang
selama ini memonopoli kekuasaan, mereka khawatir kekuasaannya akan berkurang
atau hilang; “Kelompok Separatis, mereka menolak pemekaran karena menganggap
bahwa ruang gerak mereka akan semakin sempit; “Kelompok yang selama ini
berjuang untuk pemekaran, namun mereka melihat bahwa ada pihak lain yang
seolah-olah menjadi Pahlawan kesiangan.
Untuk
para Teteh, Orang Tua, para Tokoh dan Saudara-Saudaraku yang sudah sekian lama
memperjuangkan Pemekaran Daerah, mohon berbesar hati bahwa pemekaran Propinsi
ini adalah untuk kesejahteraan seluruh Rakyat, tidak perlu kita melihat siapa
yang paling berjasa dalam pemekaran tersebut karena tujuannya adalah untuk
kepentingan bersama. “Pungkasnya.
- Sumber : Elisa Bouway, SH
- Ketua LPRI Prov Papua.