Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BENCANA ALAM

KELOMPOK SEPARATIS BERESENJATA KEMBALI MEMBANTAI 3 ORANG TUKANG OJEK DI INTAN JAYA

Papua, “tabloidnusantara.com” – Kelompok separatis OPM pimpinan Lekagak Talenggen kembali melakukan teror kepada masyarakat sipil di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Jumat (25/10/2019).

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

Papua, “tabloidnusantara.com” – Kelompok
separatis OPM pimpinan Lekagak Talenggen kembali melakukan teror kepada
masyarakat sipil di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Jumat (25/10/2019).

Ketiga korban adalah tukang ojek
yang selama ini bekerja melayani transportasi masyarakat di wilayah Distrik
Sugapa. Korban adalah Rizal (31 th)  ,
Herianto (31 th) dan La Soni (25 th). Ketiganya ditemukan dalam kondisi luka
tembak di kepala dan luka sayat akibat senjata tajam disekujur tubuh.

Penemuan ketiga jenazah pertama kali dilaporkan oleh salah seorang Caleg terpilih, Titus Kobogau, yang dihadang dan ditodong KSB saat akan menjemput seorang gembala Gereja Kingmi di Kp. Pugisiga, Distrik Hitadipa, Kab. Intan Jaya pada sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Saat itu Titus sempat melihat ketiga korban telah meninggal di tempat. Diduga ketiga korban baru saja dieksekusi setengah jam sebelumnya. Oleh kelompok tersebut Titus diperbolehkan melanjutkan perjalanan dan menyampaikan kabar kepada Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni dan Deki Belau (tokoh pemuda) tiba di TKP dan segera mengevakuasi jenazah para korban menuju Puskesmas Sugapa.

BACA JUGA : KODAM XVII/CENDERAWASIH BANTAH PENEMBAKAN DI MBUA

Kelompok Separatis Bersenjata Papua

Penemuan tersebut selanjutnya
dilaporkan oleh Titus kepada Bupati Natalis Tabuni. Sore hari Bupati segera
menggelar rapat terbatas untuk melakukan penjemputan 3  jenazah di TKP.

Sekira pukul 19.00 tim penjemput
yang terdiri dari Yohakim Joani (Kabag Kesra), Januarius Meisani (Kadis
Pariwisata),  Kristianus Tebay (Direktur
RS) dan Deki Belau (tokoh pemuda) tiba di TKP dan segera mengevakuasi ketiga
jenazah ke Puskesmas Boligai. Setiba di Puskesmas Boligai, jenazah diotopsi
oleh tim medis.

Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, yang melihat langsung kondisi jenazah mengecam keras perbuatan biadab kelompok Lekagak Telenggen yang tidak berperikemanusiaan. Bupati juga menghimbau seluruh masyarakat Intan Jaya untuk tetap tenang dan waspada. Bupati juga menghimbau kepada para tukang ojek yang beroperasi di wilayah Intan Jaya untuk membatasi kegiatan untuk sementara. Pemerintah daerah Kab. Intan Jaya akan membantu seluruh biaya pemakaman para korban.

BACA JUGA : MAYJEN TNI HERMAN ASARIBAB, KUNJUNGI POS SATGAS PAMTAS RI-PNG WILAYAH MERAUKE

Korban Tukang Ojek, Ditembak OPM

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen
TNI Herman Asaribab, menyatakan turut berduka cita atas meninggalnya ketiga
korban tukang ojek yang menjadi korban pembunuhan kelompok separatis
bersenjata. “Perbuatan teror ini jelas membuktikan bahwa kelompok
separatis selalu berusaha mengganggu kedamaian di tanah Papua. Ini jelas bukan
perbuatan orang-orang yang mengenal Tuhan,” jelas Pangdam. “Kami akan
terus berkoordinasi dengan unsur kepolisian dan pemerintah daerah untuk
melakukan pengejaran terhadap kelompok separatis yang selalu menciptakan teror
dan ketakutan masyarakat,” tegas Pangdam.

Pangdam tidak henti-hentinya
menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat Papua untuk selalu menjaga dan
memelihara kedamaian di tanah Papua. “Mari kita bersama-sama menghentikan
konflik yang terjadi di Papua. Papua adalah tanah yang diberkati Tuhan, jangan
memberi kesempatan kepada pihak mana pun untuk menjadikan Papua sebagai wilayah
konflik dan menjadi penghalang berkat bagi masyarakat Papua,” tegas Mayjen
TNI Herman Asaribab.