Jakarta, “tabloidnusantara.com
– Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dalam satu kesatuan NKRI, merupakan negara yang dikaruniai akan kekayaan
alam dan keaneka ragaman budaya dari Sabang sampai Merauke. Indonesia sendiri
tercatat sebagai saah satu negara paling kaya akan ragam budaya di dunia.
Sebagai negara yang
dilintasi oleh garis khatilistiwa Indonesia tidak hanya menawarkan pesona alamnya
yang memang sudah terkenal ke berbagai penjuru dunia. “Beberapa budaya
Indonesia juga sudah diakui oleh dunia dan sudah tercatat oleh UNESCO, bahkan
tidak sedikit warga negara asing (WNA) yang tertarik dengan kekayaan budaya
Indonesia dan tidak segan-segan mengeluarkan biaya untuk tinggal di Indonesia
untuk belajar budaya yang dikaguminya ini.
Berikut dapat kita
simak warisan-warisn budaya Indonesia yang mendunia berikut ini.
1. Wayang

Wayang merupakan
seni pertunjukan yang dimainkan oleh seorang dalang dan biasanya diiringi musik
gamelan dan suara merdu soerang pesinden. “Wayang
sudah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dari bangsa Indonesia pada
tahun 2003 dan telah dikenal luas oleh masyarakat dunia
2. Angklung

Angklung merupakan alat musik kesenian tradisional dari Jawa
Barat bernada ganda yang dimainkan dengan cara digoyangkan
Alat musik Angklung Indonesia telah
mendapat pengakuan resmi dari UNESCO sebagai bagian dari World Heritage pada 19
Januari 2011.
3. Keris

Keris adalah senjata tradisional dari Indonesia yang
diyakini mengandung kekuatan magis atau supranatural. Keris biasanya digunakan
oleh para anggota kerajaan sebagai senjata pusaka yang dituakan. Keris sendiri
telah digunakan di Indonesia sejak abad ke-9, keris terbuat dari logam
berkualitas, bahkan untuk keris kuno, banyak ditemukan terbuat dari bahan logam
meteor yang jatuh kebumi. Menurut para peneliti keris kuno seridaknya
mengandung unsur logam titanium, suatu bahan yang baru pada abad 20
digunakan sebagai bahan pelapis kendaraan untuk luar angkasa . Gagang
keris sendiri biasanya terbuat dari tulang belulang, kayu, ataupun tanduk
binatang.UNESCO juga mengakui Keris sebagai “Masterpiece of the Oral and
Intangible Heritage of Humanity” pada tanggal 25 November 2005.
4.Tari Saman

Tari Saman merupakan tarian yang berasal dari suku Gayo yang
biasa ditampilkan untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam adat daerah
setempat. Syair yang digunakan dalam tarian Saman menggunakan campuran bahasa
Arab dan bahasa Gayo.
Dalam beberapa referensi menyebutkan
bahwa tari Saman di Aceh didirikan dan dikembangkan oleh Syekh Saman, seorang
ulama yang berasal dari daerah Gayo di Aceh Tenggara.
Tari Saman dari Gayo Lues dan sekitarnya di Provinsi Aceh resmi
diakui dan masuk dalam daftar warisan budaya tak benda yang memerlukan
perlindungan mendesak UNESCO, pada Sidang akbar tahunan yang dihadiri lebih
dari 500 anggota delegasi dari 69 negara, LSM internasional, pakar budaya dan
media di Bali pada 22 – 29 November 2011
5. Reog Ponorogo

Reog Ponorogo
merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang berasal dari daerah Jawa
Timur, Dalam pementasan Reog Ponorogo tidak ada skenario tarian yang pasti dan
paten, biasanya seniman reog mementaskan berdasarkan adegan yang telah
dipelajarinya dengan tambahan gerak mengayun-ayunkan bagian kepala reog, kadang
kala pementasan reog juga mengikutsertakan para penonton, pemain reog
kadangkala berinteraksi dengan penonton, tentu saja dengan selalu memperhatikan
intruksi dari pemain dan dalang.
Kepuasan dari
penonton adalah hal wajib dalam pementasan reog, adegan demi adegan pemain
reog memakai topeng berbentuk kepal singa dengan mahkota yang terbuat dari bulu
burung merak, yang beratnya bisa mencapai 50-60 kilogram. pertunjukan reog dipercaya
juga kekuatan dari latihan spiritual berupa puasa dan bertapa.
6. Tari Kecak

Tari kecak
merupakan tarian tradisional yang berasal dari Bali, tarian ini juga biasa
disebut juga sebagai tari “cak” atau tari api. Tarian yang juga diangggap
sebagai pemujaan dan upacara keagamaan, tari kecak juga sakral dengan
mempertontonkan kekebalan fisik para penarinya yang tidak terbakar api. tidak
seperti tari tradisional lainnya, atri kecak menggunkan teriakan berbunyi “cak
cak ke cak cak ke” sebagai musik pengiring sehingga tari ini besar dengan nama
tari kecak.
7. Tari Barong dari Bali

Salah satu
pertunjukan tari yang sangat terkenal dari nusantara adalah tari barong yang
berasal dari bali. barong sendiri adalah tarian khas bali yang sudah ada sejak
peradaban kebudayaan pra hindu. Tarian ini menggambarkan pertarungan antara
kebaikan melawan kebathilan, Barong sebagai lambang kebaikan melawan rangda
yang merupakan simbol kejahatan.
8. Sendra Tari Ramayana

Sendratari ramayana
merupakan gabungan dari pementasan tari dan juga pementasan drama tanpa dialog,
tarian ini diangkat dari kisah pewayangan ramayana. Sendratari ramayana pertama
kali dipentaskan pada tahun 1961 di Candi prambanan pada setiap hari selasa,
kamis, dan sabtu. pementasanya sangat artistik karena berada di panggung
terbukan dengan panorama candi prambanan.
9. Tari Pendet

Tari pendet pendet
semula adalah sebuah tarian yang dibawakan oleh seorang wanita yang
dipertunjukan sebagai kegiatan pemujaan di pura, hingga pada akhirnya tari
pendet mulai berkembang sangat pesat dan dijadikan sebuah tari yang melambangkan
penyambutan atas turunnya dewata ke dunia. Seriring dengan perkembangan jaman,
tari pendet yang tadinya merupakan simbol penyambutan terhadap dewata semakin
berkembang menjadi sebuah tarian penyambutan untuk tamu sebagai ucapan selamat
datang.
10. Batik

Batik adalah salah
satu warisan budaya Indonesia yang terkenal di manca negara, setiap orang di
Indonesia paling tidak memiliki pakaian batik dalam lemarinya, sebagai
persiapan untuk menghadiri berbagai acara-acara formal. Batik sendiri
dihasilkan dari cara yang sangat unik yaitu menuliskan lilin panas ke atas kain
menggunakan canting. batik sudah dikenal sejak kerajaan majapahit dan terus
berkembang hingga saat ini dengan berbagai macam motif dan kreasi.
11. Lagu
Sayang-sayange
Lagu
sayang-sanyange merupakan sebuah lagu daerah yang berasal dari Maluku, Lagu ini
digunakan sebagai ungkapan turun-temurun yang menandakan rasa kasih sayang
terhadap persaudaraan dan lingkungan diantara masyarakat Maluku. Lagu ini
sebenarnya berirama sederhana namun menimbulkan keceriaan pada satiap orang
yang menyanyikanya, dalam bait terakhir dari lagu ini juga terselip sebuah
pantun fenomenal “kalau ada sumur diladang, boleh kita menumpang mandi, kalau
ada umur panjang, boleh kita berjumpa lagi”.
12. Lagu Jali jali
Lagu ini mungkin
sangat akrab ditelinga kita sebagai lagu daerah yang berasal dari betawi, oleh
beberapa kelompok diyakini lahir dan dikembangkan oleh suku peranakan Cina di
daerah jakarta melalui musik tradisional gambang kromong. Jali jali sendiri
adalah merupakan sejenis tanaman perdu yang selalu ada di pekarangan rumah
orang betawi pada umumnya, oleh sebab itu sejak kecil tentu masyarakat betawi
sudah akrab dengan si jali jali.