Papua,
“tabloidnusantara.com” – Satgas Yonif Raider 509 Kostrad bekerjasama dengan
Puskesmas Kiwirok menggelar kegiatan Pelayanan Kesehatan dan Posyandu, di Desa
Apom, Distrik Kiwirok, Kab. Pegunungan Bintang, Papua. Sabtu (14/9/2019).
Kegiatan
dipimpin langsung oleh Komandan Pos (Danpos) Letda Inf Erick Dakusa dan
anggota. Meliputi penimbangan berat badan Balita, pemberian imunisasi Polio dan
imunisasi BCG terhadap 35 Balita. Selain melaksanakan pelayanan kesehatan,
Danpos juga memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat Desa Apom.
Sebelum melaksanakan Posyandu, Danpos memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat Desa Apom. Erick menjelaskan tentang penyakit yang biasa menyerang warganya yakni kaki gajah atau yang biasa disebut Filariasis limfatik.
Filariasis,
atau yang lebih dikenal dengan kaki gajah, adalah penyakit parasit yang
disebabkan oleh cacing filaria. Cacing dengan bentuk seperti benang ini hidup
pada sistem limfatik (kelenjar getah bening) manusia.
“Di
dalam sistem limfatik, cacing akan memengaruhi sistem imun tubuh dan
menyebabkan infeksi. Penyakit ini membuat beberapa bagian tubuh Anda
membengkak, terutama pada kaki, lengan, dan alat kelamin luar. Namun, tak
menutup kemungkinan payudara juga akan membengkak”, tutur Erick saat
memberikan penyuluhan.
“Filariasis
termasuk penyakit kronis yang bisa memberikan efek jangka panjang. Penderita
akan mengalami nyeri dan pembengkakan tubuh dalam waktu yang lama hingga
kehilangan kemampuan seksual”, terangnya.
Selain
itu, Erick juga menjelaskan tentang pemberian imunisasi Polio kepada
masyarakat, karena masih banyak warga Desa Apom yang beranggapan bahwa
imunisasi bisa menyebabkan anak menjadi sakit. “Jadi perlu diadakan
sosialisasi tentang pelaksanaan imunisasi agar masyarakat mengerti bahwa
imunisasi itu penting dan tidak membahayakan”, tuturnya.
Erick
berharap, kegiatan Posyandu tersebut dapat meningkatkan kualitas kesehatan
Balita yang ada di Desa Apom, sekaligus dapat mengubah pola pikir masyarakat
yang beranggapan bahwa imunisasi bisa membuat anak menjadi sakit.
Sementara
itu, Kepala Puskesmas Kiwirok Ny. Margareta juga mengapresiasi prajurit Satgas
atas kepedulian dan partisipasinya dalam meningkatkan kesehatan masyarakat Desa
Apom.
Pihaknya
juga mengucapkan terima kasih kepada prajurit Satgas, walaupun tugas pengamanan
perbatasan tidak ada hubungannya dengan Posyandu, akan tetapi prajurit Satgas
turut serta mengajak dan bekerja sama dengan instansi terkait untuk melakukan
Posyandu dan memberikan Penyuluhan Kesehatan.