Jayapura,-
“tabloidnusantara.com” –
Proses pencarian evakuasi helly MI-17, hilang kontak, di disekitaran
gunung mol dan gunung opurop oksibil kabupaten pegunungan bintang, terus
dilakukan oleh tim SAR gabungan TNI-POLRI, basaranas dan di bantu masyarakat
setempat.
Pencarian
di hari ketiga ini di bagi menjadi dua sektor, tim satu menyusuri gunung mol
dan tim dua menyusuri gunung opurop.
Komandan
kodim 1702/ jayawijaya letnan kolonel inf Candra dianto, mengatakan bahwa dalam
proses pencarian dihari ketiga tim gabungan TNI-Polri dan basarnar dibantu
masyarakat setempat dibagi menjadi tiga
sektor, tim satu menyusuri gunung mol, tim dua menyusuri gunung opurop
dan tim tiga melaksanakan pemantau lewat jalur udara dengan menggunakan helly
bell 206 L, di pandu masyarakat setempat atas nama bapak yannus sebagai
penunjuk arah, di sekitaran pegunungan oksibil kabupaten pegunungan bintang.
“Terjalnya
Medan menjadi salah satu hambatan tim evakuasi, selain cuaca. “Walaupun
hari ini cuacanya cerah. Disamping itu menurut penyampaian warga setempat, alam
pegunungan oksibil memiliki cerita magis, atau ada tanah yang di sakralkan yang
berada di sekitaran puncak mandala. “Ujarnya.
Pergerakan
tim evakuasi sekitar pukul 17.00 WIT, dihentikan dan berbivak di ketinggian
2500m diatas permukaan laut, dimana cuaca yang sudah tidak memungkinkan untuk
bergerak, karena jarak pandang hanya 2 sampai 5m, dan akan dilanjutkan besuk
pagi.
“Dandim
menambahkan bahwa untuk penyisiran jalur darat besuk akan ada penebalan
pasukan, dari 751 RK, dan basarnas, sedangkan pemantau jalur udara, akan ada
penambahan dua helly bell, sementara masih di yalimo” Kalau cuaca bagus,
ya mudah-mudahan besuk cuaca ya cerah seperti tadi. “Tegasnya.