Jayapura,- “tabloidnusantara.com”-
hilangnya kontak Helly MI-17 No. Seri HA 5138 milik TNI-AD (Penerbad) pada
akhir pekan lalu belum membuahkan hasil oleh tim evakuasi dalam melakukan
penyisiran di sekitar titik hilangnya kontak.
Dalam hal ini Danrem 172/PWY Kolonel inf J. Binsar
Parluhutan sianipar didampingi Danskuadron Penerbad 31 Penerbad Letkol Inf
Sundoro dan
Dir Ops Pus Penerbad Letkol
Inf M. Sirait serta Tim Basarnas Thomas Banua menindak lanjuti proses pencarian
Helly MI-17 yang hilang kontak pada Jum’at lalu.
Danrem beserta rombongan bertolak dari Base Ops Lanud Silas Papare menggunakan pesawat CN-235 milik TNI-AU menuju Bandara Oksibil. setibanya di room Aproum bandara Oksibil, Danrem 172/PWY memimpin breefing singkat mengenai proses pencarian Helly MI-17 sekaligus menentukan koordinat pencarian melalui udara. Senin, (01/07/2019).
Pencarian
Helly MI-17 terus dilakukan pencarian, namun tim evakuasi belum dapat menemuan
Helly tersebut beseta para 12 orang yang berada di dalamnya.
“Proses pencarian lewat udara hari ini
masih nihil, dan dari hasil pemetaan lewat udara ini untuk mempersempit wilayah
area pencarian,” Ujar Danrem.
“Tadi kita terbang sebanyak empat flait
dengan menggunakan helly bell, 206L, namun hingga saat ini belum dapat tim
temukan Helly MI-17 dengan 7 crew dan 5 penumpang,” tambah Danrem J. Binsar.
Proses pencarian Helly MI-17
pun dihentikan karena cuaca yang kurang memungkinkan dan kembali ke bandara
Oksibil. Selain itu, pencarian melalui jalur daratpun dihentikan. “Sementara
pencarian melalui darat dihentikan kerena korang efektif dan akan di fokuskan
pencarian melalui jalur udara,” terang Danrem lagi.
Sementara itu Tim SAR gabungan
TNI Polri dan basarnas terus melakukan pencarian dan sementara merapat ke
kampung mimin yang berada di lereng gunung opurop. Oksibil.