Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

TNI AKAN SELIDIKI OKNUM LETKOL YANG MEMBERIKAN INFORMASI SOAL PRABOWO MENANG KEPADA RIZAL RAMLI

Jakarta, “tabloidnusantara.com” – Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa, membatah pernyataan yang di lontarkan, mantan Menko Maritim Rizal Ramli, melalui akun twtter @RamliRizal.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

Jakarta, “tabloidnusantara.com”
– Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal
TNI Andika Perkasa,
membatah pernyataan
yang di lontarkan, mantan Menko Maritim Rizal Ramli, melalui akun twtter
@RamliRizal.

                “Pernyataan yang dilontarkan, saudara Rizal Ramli terkait kemenangan calon persiden Prabowo Sibianto yang dia dapat dari salah seorang anggota TNI AD aktif berpangkat Letnan Kolonel (Letkol) adalah kebohongan (Hoack). Terutama Babinsa TNI AD, tidak mendata hasil pemilu 2019, hanya membantu mengamankan data atau hasil pemilu, dengan dasar permintaan dari kepolisian untuk membantuk mengamankan. “Ujarnya.

Dok. Rizal Ramli (Mantan Menko Kemaritiman) Mengaku Mendapatkan Informasi Dari Seorang Letkol TNI AD Data Dari Babinsa Bahwa Paslon Capres 02 Menang.

                Soal cuitan Rizal Ramli yang
mengaku mendapatkan informasi dari seorang Letkol TNI AD yang menyatakan bahwa
Capres Prabowo Subianto menang pemilu berdasarkan laporan dari Babinsa.

“Saya (Kasad) apa yang di sampaikan salah seorang
tokoh bangsa itu adalah tidak benar alais bohong tanpa dasar, kalua berita
bohong jadi tidak usah dipakai karena sudah tidak benar dan bisa-bisa malah
menimbulkan masalah dikemudian hari. “Ujar Kepala
Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa, di Mabes TNI AD, Jakarta,
Senin (6/5).

“Tentang
beredarnya berita bohong kalua kami memili hasil, bagaiman bisa kami miliki
hasil perhitungan suara saja masih berjalan?, Apalagi dikaitkan dengan foto
data formulis C1, itu semua tidak benar alias bohong. “Ujarnya.

Kita akan segera
menyilidiki siapa oknum TNI AD yang berpangkat Letkol, yang menyampaikan
informasi tidak benar (Bohong) kepada Rizal ramli. Penyelidikan ini akan
dilakukan oleh Tim Khusus, setelah mengetahui siapa oknum yang berpangkat
Letkol tersebut kita akan segera serahkan kepada Pengadilan Militer untuk
diproses secara hukum, karena sudah mencemarkan Citra Institusi TNI tercoreng
akibat ulah Oknum yang berpangkat Letkol tersebut.

            “Soal
kebohongan yang disampaikan Rizal Ramli, TNI tidak akan melakukan proses hokum,
karean intitusi TNI AD tidak menangani proses hokum sipil.

“Andika, menyampaikan soal sanksi terhadap oknum Letkol tersebut belum menentukannya. “Dalam penanganan kasus ini kami punya unsur pengamanan. Asisten Pengamanan TNI (ASPAM). Kemudian Danpuspom TNI AD sebagai penyidik dalam sistem hukum pidana militer, semuanya ada di belakang saya. Mereka masing-masing akan bergerak sesuai dengan tupoksinya, walaupun saya juga tadi katakan kalau memang ada info kepada kami itu akan lebih mempercepat proses,” ujarnya.

“Saya berharap
kepada semua pihak yang mengetahu tentang informasi siapa Letkol TNI AD yang
memberikan informasi berita bohong kepada Rizal Ramli, untuk segera melaporkan
kepada TNI AD. “Pungkasnya.