Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
HEADLINE

INGIN BOIKOT PILPRES DAN USIR TNI DARI NDUGA, KKB PAPUA BUAT ONAR

Papua – Kelompok Kriminal  Separatis Bersenjata atau KKB, kembali menebar teror di Bumi Cenderawasih menjelang pemilu 2019. Senin, (14/4/2019). Kali ini kelompok KKB pimpinan Egianus Kogoya yang berada di Mugi melakukan gangguan penembakan kepada aparat TNI.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

Papua – Kelompok
Kriminal  Separatis Bersenjata atau KKB,
kembali menebar teror di Bumi Cenderawasih menjelang pemilu 2019. Senin, (14/4/2019).
Kali ini kelompok KKB pimpinan Egianus Kogoya yang berada di Mugi melakukan
gangguan penembakan kepada aparat TNI.

Kapendam
XVII/cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi, S.I.P., M.Si. membenarkan adanya gangguan tembakan terhadap Pos TNI yang berada di Distrik Mugi
Kabupaten Nduga. Kapendam mengatakan bahwa memang terjadi gangguan tembakan
yang dilakukan oleh KKB.

“Memang
benar ada suara tembakan, sekitar pukul 11.45 WIT terjadi gangguan tembakan
oleh Kelompok KKB dari arah utara dan timur laut, tepatnya dari belakang Pos
Mugi Satgas YR 321/GT Co. 0371-3080, yang berjarak kurang lebih 400 meter, dan
salah satu anggota TNI sempat melihat kurang lebih 6 orang pok KKB sedang
menari-nari dan meneriakkan teriakan perang di dekat honai.”ujarnya.

Kapendam
juga menjelaskan bahwa tujuan dari gangguan tembakan tersebut untuk mengancam
dan akan memboikot Pemilu agar tidak berlangsung di beberapa wilayah di Papua.
Hal tersebut diketahui dari jalur radio yang digunakan oleh KKB tersebut.

“Sekitar
pukul 12.50 Wit, terdengar percakapan kelompok KKSB dari frekwensi mobil
lajuran 14.430.0, frekwensi yang sering digunakan oleh kelompok KKSB
berkomunikasi, termonitor teriakan kelompok KKB. TNI – Polri agar keluar dari
Nduga dan mengacam akan memboikot Pemilu agar tidak berlangsung,” jelas
Kapendam.

Setelah
terjadi tembakan tersebut personel TNI berhasil melumpuhkan salah satu anggota
KKB, tetapi diselamatkan oleh teman-temannya dan lari berpencar ke dalam hutan.
Sampai saat ini anggota TNI bersiaga ketat dan memonitor pergerakan dari
kelompok KKB.  

Diindikasikan
bahwa gangguan-gangguan tembakan yang dilakukan oleh kelompok KKB bertujuan
untuk mengusir keluar TNI/Polri yang ada di wilayah Kab. Nduga serta ingin
memboikot Pemilu tahun 2019.