Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BENCANA ALAM

KOMISI I DPRP PROVINSI PAPUA, MATEA MAMOYAU “KENCAM PEMBAGIAAN BANTUAN KORBAN BANJIR

Jayapura. Komisi I DPRP Provinsi Papua, Matea Mamoyau mengatakan bahwa saya mendapakan informasi dari masyarakat yang berada di posko pengungsian, bencana banjir bandang saat ini sedang mengalami kesulitan untuk mendapatkan bantuan.

Matea Mamoyau, Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Papua Kencam Standar “SOP” Untuk Mendapatkan Bantuan Masyarakat Harus Menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

Jayapura. Komisi I DPRP Provinsi Papua, Matea Mamoyau mengatakan bahwa saya mendapakan informasi dari masyarakat yang berada di posko pengungsian, bencana banjir bandang saat ini sedang mengalami kesulitan untuk mendapatkan bantuan.

“Coba
pikir, ini kan seperti pepatah aja, “Sudah Jatuh, Tertimpa Tangga Pula”, masyarakat
saat ini sedang mengalami kesulitan yang luar biasa, kesulitanya pun sudah
komplek, ada yang kehilangan keluarganya, rumah, mobil dan harta benda yang
lainnya, mengapa dalam kondisi seperti ini kok masih dipersulit lagi?,”ucapnya.

Untuk
mendapatkan bantuan masyarakat harus menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan
Kartu Keluarga (KK). “Bagaimana mana mau nunjukan KTP dan KK, lawong sudah
dibawa oleh banjir bandang,” bebernya.

Dengan prosedur seperti ini, membuat saya geram, ini sebuah
pelanggaran karena masyarakat sedang menunggu dan menanti bantuan malah
dipersulit, “Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dipakai ini seperti apa
sih. “SOP apa yang sedang mereka pakai? ”jelasnya.

Matea juga meminta agar para penjaga posko harus jeli melihat,
bila ada yang menipu dan mengaku bahwa dirinya adalah korban, tolong
ditindaklanjuti. “Jangan disamaratakan, karena pasti ada oknum, kasihan para
korban yang terkena imbasnya,”Tegasnya.

Saya khawatir atas kejadian ini, korban yang seharusnya bisa
mendapat perlindungan, pengngayoman, kenyamanan malah di persulit. “Karena ini
dapat menyebabkan trauma serta gangguan psikis sehingga bisa saja membuat
mereka mati perlahan-lahan,”ungkap Matea.

Saya berharap kedepannya tidak lagi terulang. dan saya
menghimbau kepada masyarakat yang akan memberikan bantuan agar langsung turun
dan berikan secara langsung kepada para korban Banjir Bandang,”tukasnya.