Bencana korban Banjir bandang yang melanda Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, terus bertambah. Hingga Minggu pagi (17/6/2019), tercatat 14 orang meninggal dunia. “Banjir yang terjadi sejak malam hingga pagi ini tercatat telah menyebabkan 14 orang meninggal dunia,” kata Kabid Dokkes Polda Papua, Kombes Pol dr Ramon Amiman kepada tabloidnusantara.com Minggu (17/3/2019) dini hari.
Jalur evakuasi korban yang meninggal berhasil dievakuasi ke Puskesmas Sentani kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diidentifikasi, 14 korban ini kami bawa untuk identifikasi DVI. Setelah itu baru diserahkan kepada keluarga,” ujarnya.
Kabib Humas mengatakan bahwa korban kemungkinan akan bertambah karena beberapa lokasi belum dijangkau oleh tim SAR gabungan.
“Korban mungkin akan bertambah karena ada beberapa lokasi yang masih terisolasi. Tim SAR gabungan belum mencapai lokasi,”ujarnya
Sementara itu, dari pantauan di Puskesmas Sentani, sejumlah keluarga berdatangan untuk mencari kerabatnya. Sementara sejumlah korban selamat juga dievakuasi ke Puskesmas Sentani. Sedikitnya empat korban selamat dirawat di Puskesmas Sentani, termasuk bayi berumur lima bulan yang selamat dari banjir bandang.