Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

HINGGA MALAM HARI, KONTAK TEMBAK TNI DAN OPM DI HITADIPA

Sugapa,”Tabloidnusantara.com” – Baku tembak antara pasukan TNI dan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) yang kerap mengklaim diri sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB), Organisasi Papua Merdeka (OPM) terjadi di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Minggu (11/10/2020). Dari informasi awal yang didapatkan, kontak senjata terjadi saat Pos Koramil Hitadipa sekitar pukul 12.00 WIT, ditembaki oleh kelompok KKSB.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram


Sugapa,”Tabloidnusantara.com” –
Baku tembak antara pasukan TNI dan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata
(KKSB) yang kerap mengklaim diri sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua
Barat (TPN-PB), Organisasi Papua Merdeka (OPM) terjadi di Distrik Hitadipa,
Kabupaten Intan Jaya, Papua, Minggu (11/10/2020). Dari informasi awal
yang didapatkan, kontak senjata terjadi saat Pos Koramil Hitadipa sekitar pukul
12.00 WIT, ditembaki oleh kelompok KKSB.

Kontak senjata antara Satgas
TNI dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB), Organisasi
Papua Merdeka (OPM) terjadi sejak siang hingga sore hari. Bahkan baku
tembak masih berlanjut hingga malam hari.

Saat dikonfirmasi Kepala
Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Kol Czi IGN
Suriastawa membenarkan adanya penembakan tersebut, namun menurut Suriastawa,
sementara sedang didalami.

“Betul memang tadi ada
kontak senjata, informasi lengkapnya akan kami sampaikan kepada
kawan-kawan,” ungkap Kol Czi IGN Suriastawa melalui sambungan telepon
seluler, Minggu (11/10/2020) malam. 

Sebelumnya Pos pasukan Yonif
Para Raider 330/Tri Dharma di Koteka, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua
diserang oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) Organisasi
Papua Merdeka (OPM), Sabtu pagi (10/10/2020).

“Mereka (KKSB) hanya ingin menunjukkan eksistensinya dengan melakukan penembakan dari jarak jauh yang tidak mengenai apa apa,” kata Kol Czi IGN Suriastawa.

(Nat/Adm)