Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

DITEROR KSB, MASYARAKAT SERAMBAKON PEGUNUNGAN BINTANG MINTA PERLINDUNGAN TNI

PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Masyarakat di distrik Serambakon kabupaten pegunungan bintang menolak keras sebutan Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) berasal dari daerah tersebut.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

PAPUA, “tabloidnusantara.com
– Masyarakat di distrik Serambakon kabupaten pegunungan bintang
menolak keras sebutan Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) berasal dari daerah
tersebut.

Kepala distrik Serambakon Thadeus Asemki menyampaikan bahwa pihaknya tidak tahu menahu terkait kelompok yang saat ini sedang melakukan upaya mengganggu kenyamanan dan ketertiban di Kabupaten Pegunungan Bintang.

BACA JUGA : TNI BERHASIL KUASAI MARKAS KKB DI OKSIBIL

“Selama 5 tahun dan dua kali saya menjadi
Kepala Distrik, belum pernah ada kejadian seperti akhir-akhir ini di
Serambakon.Saya sudah pastikan bahwa mereka-mereka ini bukan masyarakat dari
distrik ini. Saya juga sudah berkoordinasi dengan kepala-kepala distrik yang
lain dengan harapan mereka dapat segera kembali ke daerahnya”, katanya di
distrik Serambakon, pada Rabu (01/04).

Rentetan teror yang dilakukan oleh KSB di
Oksibil selama ini, ungkapnya, telah memberikan efek ketakutan dikalangan
masyarakat.

“Masyarakat banyak mengeluh tidak bisa
lagi pergi ke kebun, tidak bisa memanen hasil kebun yang seharusnya sudah
waktunya, karena merasa takut di ganggu. Bahkan mereka juga merasa takut untuk
keluar rumah”, ungkapnya.

Pihaknya berharap agar situasi dapat segera
pulih sehingga aktifitas masyarakat dapat berjalan normal seperti biasanya.

“Saya berharap ini dapat menjadi atensi bagi aparat Pemerintah, TNI-Polri sehingga masyarakat di distrik ini kembali merasa aman. Sebagai kepala distrik saya tentunya mau agar masyarakat saya dapat merasa aman”, harapnya.

BACA JUGA : TRADISI CROPS, 783 PRAJURIT KSATRIA PELINDUNG RAKYAT NAIK PANGKAT

Hal yang sama pun diterangkan oleh Ketua DAS
(Dewan Adat Serambakon) Boni Laurens Mindana juga menyampaikan keluhannya
dimana masyarakat di sini jadi ketakutan akhir-akhir ini, akibat banyak teror
yang dilakukan oleh kelompok tersebut. Kami tidak bisa ke kebun dan takut untuk
keluar rumah,”tambahnya.

Otentikasi : Kolonel Cpl Eko Daryanto, S.E.,
M.Si. (Kapendam
XVII/Cenderawasih)