Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

BERKUNJUNG KE MBUA, DANREM 172 SAMPAIKAN BEBERAPA HAL KEPADA PRAJURITNYA

Abepura,”tabloidnusantara.com,” – Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan melakukan kunjungan ke wilayah distrik Mbua Kabupaten Nduga. pada Sabtu (10/10) lalu.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram


Abepura,”tabloidnusantara.com,” – Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan melakukan kunjungan ke wilayah distrik Mbua Kabupaten Nduga. pada Sabtu (10/10) lalu.

Pada kunjungannya tersebut, Danrem semata-mata ingin memberikan support kepada prajurit, karena dengan adanya kunjungan dari pimpinan diharapkan mampu menambah moril prajurit dalam melaksanakan penugasan di daerah rawan.

Baca Juga : TEMPUH MEDAN BERAT, DANREM 172/PWY BERI SUPPORT PRAJURIT DI MBUA

Selain memberikan suport, Danrem 172 mengatakan kepada anggota yang bertugas disana bahwa seperti kita ketahui bersama bahwa wilayah tersebut merupakan daerah operasi dari kelompok sparatis bersenjata pimpinan Egianus Kogoya,  yang pada 2 Desember 2018 lalu melakukan pembantaian keji kepada belasan karyawan PT.  Istaka Karya, serta penyerangan Pos Yonif 755/Yalet pada (3/12/2018) silam yang mengakibatkan Serda Handoko meninggal dunia.

Baca Juga : SOSIALISASI PENYULUHAN PERTANIAN, JADI PROGRAM NON FISIK TMMD KE-109 KODIM 1711/BVD

Mengingat
hal tersebut, Danrem memberikan beberapa penekanan kepada seluruh anggota yang
bertugas di wilayah rawan, terutama di Distrik Mbua yaitu pertajam naluri
tempur, khususnya kejelian membaca tanda-tanda alam dan kebiasaan kehidupan
disekitar Pos. Harus paham tentang indikator Pos akan diserang, karena
penyerangan OPM tidak terjadi secara serta merta, tetapi melalui proses. Proses
itu harus dipahami oleh semua anggota Pos sebagai indikator.

selanjutnya
pahami segala sesuatu tentang pertempuran, bahwa pertempuran itu tidak
mengikuti norma sehingga harus selalu mengembangkan kesiapsiagaan untuk
mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat terjadi. Pertempuran itu penuh
tipu muslihat sehingga harus cerdas mengembangkan siasat bertempur.

“Pertempuran
itu penuh dinamika sehingga harus selalu mengikuti perkembangan strategi dan
taktik bertempur musuh. Pertempuran itu keras dan kejam sehingga harus selalu
waspada dan tidak boleh lengah. Ketiga: tetap semangat, jaga kesehatan dan
laksanakan tugas secara profesional,”kata Danrem.

“Tetapi
dengan melihat kondisi saat ini Saya yakin dan percaya kalian semua mampu
melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya”, ujar pucuk pimpinan di
Korem 172/PWY ini.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasiops Korem 172/PWY Letkol Inf Josep D.D Surbakti, Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto beserta romboongan.