Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BENCANA ALAM

POLDA PAPUA SIAPKAN 2.577 PERSONIL GABUNGAN AMANKAN PILKADA SERENTAK 2020

PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Polda Papua menggelar Coffe morning dalam rangka persiapan Pilkada serentak di Provinsi Papua Tahun 2020. Pembahasan dengan berbagai pihak tersebut juga memaparkan kesiapan Polda Papua dalam pengamanan Pilkada serentak di 11 kabupaten.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram


PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Polda Papua menggelar Coffe morning dalam rangka persiapan Pilkada serentak di Provinsi Papua Tahun 2020. Pembahasan dengan berbagai pihak tersebut juga memaparkan kesiapan Polda Papua dalam pengamanan Pilkada serentak di 11 kabupaten.

BACA JUGA : KODAM CENDERAWASIH SIAP BANTU POLDA PAPUA DALAM PILKADA SERENTAK DI PAPUA TAHUN 2020

Kapolda Papua Irjen Pol. Paulus Waterpauw  kepada wartawan mengatakan, untuk mengamankan proses Pilkada, pihaknya menyiapkan 2.577 PERSONIL GABUNGAN. “Yang akan tersebar di 11 kabupaten, dengan rincian dari Polda menyiapkan sementara 813 personil, BKO TNI 627 personil, Brimob Nusantara kami akan minta ke Bapak Kapolri yakni 500 personil. Di luar itu,  ada juga Linmas 7.174 personil,” jelas Kapolda, pada Selasa (07/07/2020)

Dijelaskan juga
dari 11 kabupaten, terdapat 7 daerah yang sudah melakukan penandatanganan
Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), yakni Yalimo, Keerom, Supiori, Nabire,
Merauke, Waropen dan Yahukimo.

“Jadi Asmat,
Mamberamo Raya, Boven Digul dan Pegunungan Bintang, persetujuan sudah tapi
belum ditandatangani NPHD nya, namun persetujuan penggunaan anggaran sudah
disetujui, ” kata Paulus Waterpauw.

Ia pun meminta warga jika ada penyalahgunaan wewenang dari aparat penegak hukum maupun penyelenggara sendiri silahkan melaporkan hal tersebut ke Bawaslu. “Jika terjadi tindak pidana maka rekomendasinya ke Kepolisian yang nantinya diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya lagi.

BACA JUGA : PANGDAM CENDERAWASIH DAMPINGI KUNJUNGAN KERJA KETUA GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19 DI PAPUA

Disis lain, Ketua
KPU Provinsi Papua Theodorus Kossay mengatakan, agenda Pilkada serenetak
keputusannya tetap dilaksanakan pada 9 Desember 2020.

“KPU saat ini
sudah atau sedang melaksanakan beberapa tahapan. Kepada seluruh stakeholder
kami minta juga sama-sama mengawal tahapan-tahapan ini, pihaknya pun mengimbau
semua masyarakat sama-sama mengawal tahapan Pilkada serentak. “Kita
ciptakan Pilkada yang damai, kita ciptakan Papua tanah damai,” ucapnya.