Menu

TIM KESEHATAN PEDALAMAN PAPUA TIDAK LUPUT DARI TEROR KSB

PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Sekitar pkl 13.00 bertempat di Kampung Wandai Distrik Homeo telah terjadi penganiayaan oleh Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) terhadap dua (2) orang masyarakat asli Papua (OAP) an. Sdr. Ale Melik Bogau, Kepala Puskesmas Kampung Wandai dan Sdr. Heniko Somau, pegawai Dinas Kesehatan Kab. Intan Jaya yang menyebabkan Sdr. Ale Melik Bogau mengalami luka sabetan parang (kondisi masih hidup) serta Sdr. Heniko Somau mengalami luka sabetan parang (Meninggal Dunia). Dugaa

noviandigilunarcom 6 tahun ago 2

PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Sekitar pkl 13.00 bertempat di Kampung Wandai Distrik Homeo telah terjadi penganiayaan oleh Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) terhadap dua (2) orang masyarakat asli Papua (OAP) an. Sdr. Ale Melik Bogau, Kepala Puskesmas Kampung Wandai dan Sdr. Heniko Somau, pegawai Dinas Kesehatan Kab. Intan Jaya yang menyebabkan Sdr. Ale Melik Bogau mengalami luka sabetan parang (kondisi masih hidup) serta Sdr. Heniko Somau mengalami luka sabetan parang (Meninggal Dunia). Dugaan sementara motif penganiayaan adalah karena kelompok Separatis menganggap kedua korban adalah sebagai mata-mata aparat TNI/Polri.

BACA JUGA : “TEROR KSB” WARGA SIPIL MEJADI KORBAN DI TEMBAGAPURA

Kedua korban adalah Tim Gugus
Tugas Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Intan
Jaya yang ditugaskan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Intan Jaya untuk melakukan
sosialisasi kepada masyarakat sekitar Wilayah Distrik Homeyo Kabupaten Intan
Jaya tentang bahayanya Covid-19.

Langkah-langkah yang diambil aparat keamanan Gabungan TNI/Polri antara lain memberikan penekanan kepada seluruh jajaran satuan di wilayah agar meningkatkan kewaspadaan dan selanjutnya membantu mengevakuasi korban penganiayaan ke Rumah Sakit terdekat.

BACA JUGA : TNI SELAMATKAN ORANG TUA YANG SUDAH SEMINGGU HILANG

Kondisi keamanan Kamp Wandai Distrik Homeo dapat terkendali, aparat gabungan TNI/Polri masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku penganiayaan.