JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di gedung BNPB Jakarta, mengatakan bahwa update hingga Jumat (17/4) terdapat penambahan 407 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia, sehingga total menjadi 5.923 kasus. Dari data tersebut, jumlah yang meninggal juga bertambah sebanyak 24 orang, sehingga jumlah total menjadi 520 orang. Sedangkan pasien yang sembuh bertambah 59 orang, sehingga jumlah total menjadi 607 orang.
“Seluruh
provinsi di tanah air sudah terdampak ada 34 provinsi dan kabupaten/kota terdampak
ada 214 kabupaten,” lanjut Yuri Jumat (17/4) sore. Menurut Yuri, bila
diperhatikan, sebaran pasien sembuh terbanyak ada di DKI Jakarta 204 pasien, Jawa
Timur 94 pasien, Sulawesi Selatan 43 pasien, Jabar 41 pasien, Bali dan Jateng
masing-masing 36 pasien.
Yuri menyatakan bahwa data ini menjadi gambaran
bahwa penularan masih terus terjadi. “Karena ini adalah bencana nasional maka mari
berpartisipasi lebih banyak dan lebih serius, pastikan kita tidak tertular dan
tidak menulari, mari kita sebarluaskan dan laksanakan penggunaan masker, maskerku
melindungi kamu dan maskermu melindungi aku,” tegas Yuri.
Sebelumnya, Achmad Yurianto juga menjelaskan
bahwa pemerintah bekerja berdasarkan prioritas untuk mengatasi pandemi Covid-19
yaitu prioritas kesehatan dan prioritas dampak yang dimunculkan diluar
kesehatan. Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 bekerja berdasarkan
kepada 6 arahan presiden dalam penanganannya.
Sementara itu Yuri juga memaparkan tentang
kesiapan laboratorium yang sudah aktif per hari ini berjumlah lebih dari 34
laboratorium, Spesimen yang sudah diperiksa mencapai lebih dari 42 ribu dari
lebih 37 ribu kasus. Hasil positif berjumlah 5.923 orang dan hasil negatif
31.211 orang. Kemudian kewaspadaan terhadap ODP berjumlah 173 ribu dan PDP
berjumlah 12.610.
Selain itu Yuri juga mengajak masayarakat untuk
menghargai dan membantu masyarakat yang sedang melaksanakan isolasi mandiri dan
menghimbau agar tidak diskriminasi terhadap pasien Covid-19 yang sudah sembuh
serta mengajak masyarakat untuk tidak menolak jenasah pasien Covid-19. “Tunjukankanlah
bahwa ini adalah hakekat jatidiri sebagai bangsa Indonesia yang memiliki nilai
nilai kemanusiaan yang luhur,” tegas Yuri.
Di akhir penjelasannya Yuri mengajak kepada masayarakat untuk melawan Covid-19 dengan meningkatkan imunitas, makan yang bergizi, sabar dan tenang, istirahat yang cukup dan teratur, tidak panik dan jaga hati, supaya tetap gembira, menjaga jarak, memakai masker, menghindari menyentuh mata, hidung dan mulut sebelum mencuci dengan sabun dengan air mengalir.
Sumber Berita : covid19.go.id dan kemkes.go.id