WARGA SIPIL, INTAN JAYA KEMBALI MENJADI KORBAN “TEROR” PENEMBAKAN YANG DILAKUKAN OPM

0
260
Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw

JAYAPURA, “tabloidnusantara.com” –  Pada hari ini Jumat tanggal 29 Mei 2020, bertempat di Jalan Trans Papua Magataga (Perbatasan Kabupaten Intan jaya dan Kabupaten Paniai) telah terjadi penembakan dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata yang mengakibatkan satu orang warga sipil meninggal dunia.

BACA JUGA : “TEROR”, KKSB OPM TEMBAK DAN MUTILASI WARGA ASLI PAPUA DI INTAN JAYA

Kronologis Kejadian:

Pada haru Jumat tanggal 29 Mei 2020 dari keterangan saksi an. Pater Niko Wakey bahwa sebelumnya saksi dari Kabupaten Paniai setelah mengantar salah 1 anaknya, kemudian melanjutkan perjalanan kembali ke Kampung Mbugulo, Distrik Wandai, namun sesampainya di Kampung Magataga, Distrik Wandai (Perbatasan Kabupaten Paniai dan Kabupaten Intan Jaya), kendaraan roda 2 milik saksi mengalami putus rantai motor, lalu saksi bergegas untuk memperbaikinya. Selesai memperbaiki rantai motor yang putus, tiba-tiba terdengar suara tembakan sekitar 8 kali lalu saksi memberanikan diri untuk mendekati sumber suara tembakan tersebut.

Setelah dalam perjalanan menuju ke sumber suara tembakan, saksi bertemu dengan tiga orang yang mengaku (TENTARA HUTAN) dan salah 1 orang tersebut menyampaikan kepada saksi bahwa, “Tikus Padi Kami Sudah Bunuh Di Belakang”, selanjutnya saksi memberanikan diri untuk menyampaikan kepada ke 3 orang tersebut bahwa saksi atas nama pihak gereja akan mengurus serta membawa Jenazah ke Distrik Sugapa, dan di tanggapi oleh ke 3 orang masyarakat tersebut bahwa, “Silahkan Kalau Mau Bawa Kami Sudah Tidak Perlu, Karena Kami Sudah Buang Dia” selanjutnya saksi meminta ijin kepada ke 3 orang masyarakat tersebut untuk melintas menuju Kampung Alemba, Distrik Homeyo sebab saksi masih merasa takut apabila langsung menuju TKP.

Pada hari Sabtu tanggal 30 Mei 2020, saksi berangkat menuju Kampung Magataga (TKP) untuk mengambil Jenazah, namun pada saat perjalanan menuju Kampung Magataga (TKP), saksi bertemu dengan sekelompok yang mengatasnamakan TENTARA HUTAN dan kembali meminta ijin untuk membawa Jenazah ke Distrik Sugapa, sempat terjadi adu mulut antara saksi dengan sekelompok TENTARA HUTAN, bahwa Jenazah akan di buang oleh sekolompok TENTARA HUTAN di kali Kemabu, tapi pada akhirnya sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan TENTARA HUTAN memberikan ijin untuk membawa Jenazah an. Yunus Sani dengan di kawal oleh sekelompok TENTARA HUTAN dari Kampung Magataga menuju seberang Kali Kemabu, setelah sampai di seberang Kali Kemabu, sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan TENTARA HUTAN meninggalkan saksi.

BACA JUGA : “TEROR KSB” WARGA SIPIL MEJADI KORBAN DI TEMBAGAPURA

Sesampainya di seberang Kali Kemabu, saksi di bantu oleh beberapa masyarakat yang berada di sekitar Kali Kemabu selanjutnya membawa jenazah menuju Kampuang Bilai, Distrik Homeyo, kemudian dilanjutkan membawa jenazah ke Kampuang Mamba Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya.

Identitas korban:

– Yunus Sani (meninggal dunia).

Tindakan kepolisian: Menerima laporan, melakukan pengejaran terhadap KKB, melakukan penyelidikan dan penyidikan. Saat ini kasus tersebut dalam penanganan Polres Intan Jaya.

Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw mengatakan saat ini personil gabungan masih melakukan pengejaran terhadap kelompok Kriminal Bersenjata. Pasca penembakan situasi dalam keadaan aman dan kondusif.

Kasus ini akan kami terus dalami, “Tegasnya.

Tinggalkan Balasan