UPDATE COVID-19 PER 5 JUNI 2020, PEMERINTAH INDONESIA TARGETKAN 20 RIBU PEMERIKSAAN SPESIMEN PER HARINYA

0
12
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Per 5 Juni 2020 perkembangan data covid-19 di Indonesia menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan. Sejumlah 703 orang dari seluruh tanah air dilaporkan terkonfirmasi positif. Data penambahan tersebut dihimpun Gugus Tugas dalam 24 jam terakhir sehingga menambah jumlah total kasus positif menjadi 29.521 orang.

Sementara itu, data pasien sembuh juga menunjukkan adanya penambahan sejumlah 551 orang, sehingga jumlah total pasien sembuh sebanyak 9.443 orang. “Penambahan juga terjadi pada kasus kematian sebanyak 49 orang, sehingga jumlah kasus kematian berjumlah 1.770 orang,” papar Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta, Jumat (5/6) sore.

Juru Bicara Pemerintah Untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyampaikan bahwa akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 380.973 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 101 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 62 laboratorium dan Laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 186 lab. Secara keseluruhan, 256.810 orang telah diperiksa dan hasilnya 29.521 dinyatakan positif dan sebanyak 227.289 negatif.

Menurut Achmad Yurianto, pemerintah masih melakukan pemantauan secara terus menerus terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 49.320 orang dan masih melaksanakan pengawan secara ketat  Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 13.592 orang. Pihaknya juga menyebutkan bahwa 420 kota/kabupaten dari 34 provinsi di Tanah Air sudah tersampak Covid-19.

Jumlah Terpapar Covid-19 Di Indonesia per 5 Juni 2020. Sumber Gambar covid19.go.id

Dari data yang telah disampaikan, Ahmad Yurianto menginformasikan bahwa penambahan kasus positif  Covid-19 tertinggi terjadi di Jawa Timur yaitu sebanyak 141 orang, kemudian DKI Jakarta sebanyak 76 orang dan Kalimantan Selatan sebanyak 71 orang. “Sementara Jawa Tengah bertambah 58 orang dan Sulawesi Selatan sebanyak 54 orang,” jelas Achmad Yurianto

Berdasarkan wilayah penyebarannya, 3 (tiga) provinsi dengan jumlah kasus positif terbanyak adalah DKI Jakarta dengan jumlah kasus positif sebanyak 7.766 orang, sementara pasien sembuh berjumlah 2.751 orang dan kasus kematian sejumlah 524 orang. Provinsi kedua adalah Jawa Timur dengan kasus positif sebanyak 5.549, sementara pasien sembuh sebanyak 1.207 orang dan kasus kematian sebanyak 446 orang. Jawa Barat sebagai provinsi terbanyak ketiga memiliki kasus positif sebanyak 2.366, sementara pasien sembuh sebanyak 764 orang dan kasus kematian sebanyak 158 orang.

Sebelumnya Achmad Yurianto menyampaikan bahwa pemerintah berencana menambah jumlah target pemeriksaan spesimen per harinya menjadi 20 ribu. Penambahan tersebut target tersebut sejalan dengan semakin banyaknya fasilitas untuk memeriksa spesimen Covid-19. “Laboratorium pemeriksaan spesimen sudah tersebar di banyak tempat yaitu tersebar di 66 kota/kabupaten di seluruh tanah air, hal ini dapat mempercepat waktu pengumpulan data specimen yang sudah diperiksa,” tegas Achmad Yurianto.

Sumber Berita: covid19.go.id

Tinggalkan Balasan