UPDATE COVID-19 DI INDONESIA PER 26 APRIL 2020, POSITIF 9.096, SEMBUH 1.151 DAN MENINGGAL 765

0
64
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers, mengatakan, bahwa update data dalam 24 Jam terakhir terdapat penambahan 214 kasus positif baru yang terinfeksi Covid-19 di Indonesia, sehingga jumlah total menjadi 9.096 kasus. Sedangkan pasien yang sembuh bertambah 44 orang sehingga jumlah total menjadi 1.151 orang. Namun jumlah yang meninggal juga bertambah sebanyak 22 orang menjadi sebanyak 765 orang,” jelas Yuri di Gedung BNPB, Senin (27/4) sore.

Menurut Yurianto data yang dicatat tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 75.157 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 46 laboratorium. Sebanyak 59.509 kasus spesimen yang diperiksa didapatkan data 9.096 positif dan 50.313 negatif.

Infografis Covid-19 Di Indonesia 27 April 2020. Sumber Gambar covid19.go.id

Yurianto juga menyampaikan bahwa data dari kasus pasien yang meninggal berada pada kelompok usia sekitar 60 tahun yaitu antara 41-60 tahun dan beberapa di antaranya di atas 61-80 tahun. Angka kematian yang tinggi, menurut Yurianto disebabkan karena pasien positif mempunyai penyakit penyerta bawaan atau komorbid. “Pasien yang mempunyai penyakit penyerta bawaan atau komorbid cenderung lebih berisiko mengalami sakit parah ketika terinfeksi COVID-19,” terang Yuri.  Sementara faktor penyakit penyerta yang paling banyak adalah hipertensi, diabetes, penyakit jantung, penyakit paru baik itu asma maupun penyakit paru obstruktif seperti bronkitis kronis dan sebagainya.

Kemudian Yurianto menyampaikan bahwa untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 210.199 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi 19.987 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 288 kabupaten/kota di Tanah Air. Data yang berhasil dihimpun Gugus Tugas mencatat bahwa kasus positif masih berada DKI Jakarta, yaitu 3.869 kasus kemudian Jawa Barat dengan 951 kasus, Jawa Timur dengan 796 kasus, Jawa Tengah 666 kasus dan Sulawesi Selatan 440 kasus.

Sebelumnya Achmad Yurianto menyampaikan bahwa sesuai anjuran pemerintah, masyarakat diharapkan untuk memanfaatkan layanan Telemedicine dalam berkonsultasi dengan dokter serta melakukan daring dari rumah untuk membeli obat, sebagai cara agar menghindari terjadinya penularan virus ketika dalam perjalanan maupun saat di Rumah Sakit (RS). “Kita berharap layanan konsultasi medis yang tersedia dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga tidak perlu menggunakan kunjungan rumah sakit, tidak bertemu secara langsung, tidak memberikan ruang untuk kontak dekat dengan banyak orang di rumah sakit,” kata Yurianto.

Rincian data Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia sebagai berikut:

Sumber Berita : covid19.go.id

Tinggalkan Balasan