UPDATE COVID-19 DI INDONESIA PER 23 APRIL 2020, POSITIF 7.775, SEMBUH 960 DAN MENINGGAL 647

0
111
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Berdasarkan data terbaru yang berhasil dikumpulkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 selama 24 jam terakhir terhitung mulai hari Rabu tanggal 22 April 2020 pukul 12.00 WIB sampai dengan hari Kamis tanggal 23 April 2020 pukul 12.00WIB, total jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia telah menyentuh angka 7.775 kasus. “Jumlah kasus baru yang terkonfirmasi positif, sebanyak 357 pasien. Sedangkan total pasien Covid-19 yang sembuh mencapai 960 orang setelah ada penambahan 47 orang yang sembuh. Sedangkan kasus meninggal bertambah 11 orang, sehingga jumlah total menjadi 647 orang,” kata Achmad Yurianto dalam konferensi pers pada Kamis (23/4) sore di gedung BNPB Jakarta.

Menurut Yurianto data yang dicatat tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 59.935 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 43 laboratorium. “Sebanyak 48.647 kasus spesimen yang diperiksa didapatkan data 7.775 positif dan 40.872 negatif,” papar Yuri.  Kemudian pihaknya juga menyampaikan untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 195.948 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi 18.283 orang. Sebagian ODP kini telah selesai dipantau. Provinsi terdampak 34 provinsi dan 267 kabupaten/kota di Tanah Air.

“Pencatatan ODP dan PDP kami himpun dari setiap provinsi, untuk menentukan langkah-langkah penanganan pandemi Covid-19, misalnya sebagai acuan data dalam distribusi APD, distribusi reagen, menentukan jumlah kebutuhan relawan dan lain-lain,” kata Yurianto

Jumlah Terpapar Covid-19 Di Indonesia 23 April 2020. Sumber Gambar covid19.go.id

Sebelumnya Achmad Yurianto menyampaikan bahwa presiden telah memberikan dua arahan kepada gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 yaitu yang pertama adalah tentang pengujian sampel secara masif dan pelaksanaan pelacakan kasus secara lebih agresif. Kemudian yang kedua presiden memberikan arahan tentang pelaksanaan komunikasi yang efektif, detail, baik dan transparan kepada semua pihak.

Rincian sebaran kasus positif di seluruh Indonesia adalah DKI Jakarta dengan 3.517 kasus,  Jawa Barat dengan 784 kasus, Jawa Timur 664 kasus, Jawa Tengah 538 kasus, Sulawesi Selatan 397 kasus, Banten 337 kasus, Bali 167 kasus, Papua 130 kasus, Nusa Tenggara Barat 115 kasus, Kalimantan Selatan 114 kasus, Sumatera Utara 95 kasus, Sumatera Selatan 93 kasus, Sumatera Barat 86 kasus, Kalimantan Tengah 83 kasus, Kepulauan Riau sebanyak 83 kasus, Kalimantan Utara 77 kasus, Yogyakarta 76 kasus, Kalimantan Timur 74 kasus, Kalimantan Barat 50 kasus, Sulawesi Tenggara 37 kasus, Lampung 38 kasus, Riau 36 kasus, Sulawesi Utara 31 kasus, Sulawesi Tengah 29 kasus, Maluku 17 kasus, Jambi 14 kasus Maluku Utara 14 kasus, Papua Barat 13 kasus, Bangka Belitung 9 kasus, Bengkulu 8 kasus, Sulawesi Barat 8 kasus, Provinsi Aceh 7 kasus, Gorontalo 7 kasus, Nusa Tenggara Timur 1 kasus dan dalam proses verifikasi lapangan 26 kasus.

Sumber Berita : covid19.go.id dan tirto.id

Tinggalkan Balasan