Jayapura,
“tabloidnusantara.com” – ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul
Ulama (PWNU)Provinsi Papua Toni wanggai menyatakan masalah yang terjadi di bumi
cenderawasih bukan merupakan konflik, suku, Ras, dan antar Golongan atau
(SARA).Hal ini disampaikan KH Toni Wanggai kepada wartawan saat ditemui, di
Kantor PWNU jayapura Senin,(30/9)
Toni yang didampingi para Pengurus PWNU
meminta kepada semua pihak untuk bisa menahan diri dan tidak melakukan tindakan
kekerasan dalam bentuk apapun.
“masyarakat dari luar Papua tidak
boleh mengerahkan massa ke Papua karena kami bisa selesaikan sendiri,”
ujar Toni
Dirinya minta kepada semua pihak untuk
tidak terpncing isu-isu yang provokatif, berita bohong (hoaks) dari pihak yang
tidak bertanggung Jawab
bertujuan memicu konflik yang dapat mengakibat merugikan semua pihak.
Selain itu pihaknya juga minta kepada aparat keamanan TNI dan Polri untuk memberikan jaminan keamanan kepada semua masyarakat dan memulihkan situasi Kamtibmas di Papua.
BACA JUGA : WAMENA MENCEKAM, WARGA PENDATANG MINTA PERLINDUNGAN
“memohon kepada aparat penegak
hukum untuk menindak tegas setiap pihak yang bersalah dan pelaku2
kerusuhan,” ungkap anggota Fkub papua
Dia juga mengajak kepada semua Tokoh
Oragnanisasi Kemasyarakatan untuk menenangkan situasi dan menjaga kerukunan,
persaudaraan, dan kebersamaan yang menjadi komitmen bersama sejak deklarasi
Papua Tanah Damai pada tahun 2002 di Jayapura.
Pihaknya juga menyampaikan duka cita mendalam dan keperihatinan atas jatuhnya korban pada kerusuhan dibeberapa kota/Kabupaten di Papua.