TNI AKAN SELIDIKI OKNUM LETKOL YANG MEMBERIKAN INFORMASI SOAL PRABOWO MENANG KEPADA RIZAL RAMLI

0
202
Dok. Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa,

Jakarta, “tabloidnusantara.com” – Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa, membatah pernyataan yang di lontarkan, mantan Menko Maritim Rizal Ramli, melalui akun twtter @RamliRizal.

                “Pernyataan yang dilontarkan, saudara Rizal Ramli terkait kemenangan calon persiden Prabowo Sibianto yang dia dapat dari salah seorang anggota TNI AD aktif berpangkat Letnan Kolonel (Letkol) adalah kebohongan (Hoack). Terutama Babinsa TNI AD, tidak mendata hasil pemilu 2019, hanya membantu mengamankan data atau hasil pemilu, dengan dasar permintaan dari kepolisian untuk membantuk mengamankan. “Ujarnya.

Dok. Rizal Ramli (Mantan Menko Kemaritiman) Mengaku Mendapatkan Informasi Dari Seorang Letkol TNI AD Data Dari Babinsa Bahwa Paslon Capres 02 Menang.

                Soal cuitan Rizal Ramli yang mengaku mendapatkan informasi dari seorang Letkol TNI AD yang menyatakan bahwa Capres Prabowo Subianto menang pemilu berdasarkan laporan dari Babinsa.

“Saya (Kasad) apa yang di sampaikan salah seorang tokoh bangsa itu adalah tidak benar alais bohong tanpa dasar, kalua berita bohong jadi tidak usah dipakai karena sudah tidak benar dan bisa-bisa malah menimbulkan masalah dikemudian hari. “Ujar Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa, di Mabes TNI AD, Jakarta, Senin (6/5).

“Tentang beredarnya berita bohong kalua kami memili hasil, bagaiman bisa kami miliki hasil perhitungan suara saja masih berjalan?, Apalagi dikaitkan dengan foto data formulis C1, itu semua tidak benar alias bohong. “Ujarnya.

Kita akan segera menyilidiki siapa oknum TNI AD yang berpangkat Letkol, yang menyampaikan informasi tidak benar (Bohong) kepada Rizal ramli. Penyelidikan ini akan dilakukan oleh Tim Khusus, setelah mengetahui siapa oknum yang berpangkat Letkol tersebut kita akan segera serahkan kepada Pengadilan Militer untuk diproses secara hukum, karena sudah mencemarkan Citra Institusi TNI tercoreng akibat ulah Oknum yang berpangkat Letkol tersebut.

            “Soal kebohongan yang disampaikan Rizal Ramli, TNI tidak akan melakukan proses hokum, karean intitusi TNI AD tidak menangani proses hokum sipil.

“Andika, menyampaikan soal sanksi terhadap oknum Letkol tersebut belum menentukannya. “Dalam penanganan kasus ini kami punya unsur pengamanan. Asisten Pengamanan TNI (ASPAM). Kemudian Danpuspom TNI AD sebagai penyidik dalam sistem hukum pidana militer, semuanya ada di belakang saya. Mereka masing-masing akan bergerak sesuai dengan tupoksinya, walaupun saya juga tadi katakan kalau memang ada info kepada kami itu akan lebih mempercepat proses,” ujarnya.

“Saya berharap kepada semua pihak yang mengetahu tentang informasi siapa Letkol TNI AD yang memberikan informasi berita bohong kepada Rizal Ramli, untuk segera melaporkan kepada TNI AD. “Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan