TINGKATKAN KETAHANAN PANGAN, TNI BERSAMA DINAS PERTANIAN, DISTRIK YAPTIM DAN PARA PETANI NUNSIARI LAKUKAN PENANAMAN BIBIT JAGUNG

0
39

YAPEN, “tabloidnusantara.com” – Berlokasi di Lahan Pertanian Kelompok Tani Kampung Nunsiari Distrik Yapen Timur Kab. Kep. Yapen, dilakukan penanaman bibit jagung yang dilakukan oleh para petani kampung nunsiari bersama Kopda Adam Sudak Babinsa Koramil 1709-02/Yaptim Kodim 1709/Yawa, Dinas Pertanian Kab. Kep. Yapen, Aparat Kampung Nunsiari dan pihak Distrik Yapen Timur, Sabtu (27/06/2020).

Sebelum dilakukannya penanaman bibit jagung dilokasi pertanian seluas 1 hektare ini, pihak dinas pertanian yapen sebelumnya memberikan bimbingan tekhnis kepada seluruh petani dan juga babinsa yaptim, selaku pendamping para petani dalam menyiapkan lahan, pemeliharaan tanaman, hingga tanaman jagung masuk dimasa panen kedepannya.

BACA JUGA : SUKSESKAN PROGRAM KETAHANAN PANGAN KEWILAYAHAN, TNI TERJUN KESAWAH

Kopda Adam sudak mengungkapkan, Sesuai dengan anjuran pemerintah dimasa pandemi Covid-19 ini, para petani diharapkan untuk tetap menjaga produksi pertanian demi memperkuat ketahanan pangan, untuk itulah kami sebagai aparat teritorial di wilayah, menindak lanjutinya dengan memberikan dorongan motivasi kepada petani dan memberikan pendampingan, agar petani tetap produktif untuk bercocok tanam sehingga produksi pertanian tetap terjaga untuk mendukung kebutuhan pokok masyarakat.

Bati Tuud Koramil 1709-02/Yatim Serma Abdul Latief, saat ditemui di Makoramil 1709-02/Yaptim juga turut menambahkan, Pendampingan terhadap petani dan kelompok tani sudah menjadi tugas tambahan para babinsanya dalam mensukseskan program swasembada pangan dan ini bagian dari upaya khusus (Upsus) ketahanan pangan dalam meningkatkan hasil produksi pertanian, baik padi, jagung maupun kedelai (Pajale).

BACA JUGA : BUKA LAHAN PERKEBUNAN, TNI BANTU TINGKATKAN PEREKONOMIAN RAKYAT

Pendampingan yang dilakukan Babinsa ini sudah dimulai sejak pemilihan benih atau varietas yang cocok dengan kondisi geografi, penyiapan dan pengolahan lahan, masa penanaman, perawatan, pemupukan, hingga saat panen nantinya akan tetap didampingi oleh babinsa. Tentunya kita semua berharap kehadiran Babinsa dalam memberikan pendampingan kepada para petani ini, dapat memotivasi semangat para petani agar mengolah lahan dengan baik, tepat dan benar dalam pemeliharaan tanamannya, sehingga produksi pertanian dapat meningkat dan dengan sendirinya pendapatan petani akan bertambah”, harap Serma Latif.

Tinggalkan Balasan