TIDAK PUAS KEPUTUSAN PILEG MASSA CALEG MENYERANG KANTOR DISTRIK

0
107
ilustrasi-massa caleg menyerangan-kantor distrik di Kampung Fayit, Distrik Fayit Kab. Asmat

Jayapura, Senin 27 Mei 2019. Telah diterima informasi bahwa pada hari Senin 27/05/2019 sekira pukul 10.00 WIT, telah terjadi penyerangan dan pengrusakan  kantor Distrik di Kampung Fayit, Distrik Fayit Kab. Asmat Papua oleh sekelompok massa diduga dari pendukung salah satu calon legislatif (Caleg) yang tidak terima hasil keputusan pemilihan legislatif  (Pileg).

Dari informasi yang berhasil dihimpun bahwa salah seorang caleg dari salah satu Parpol merasa dirinya mendapatkan kursi, namun nama yang bersangkutan digantikan dari orang lain dari Partai yang sama oleh ketua Partai. Tidak terima dengan keputusan tersebut caleg yang bersangkutan mengerahkan massa sekitar 350 orang menggunakan senjata tajam dan senjata tradisional serta melakukan peyerangan ke kantor distrik yang mengakibatkan kerusakan kantor Distrik dan rumah salah seorang anggota DPRD Asmat a.n Handayani.

Melihat situasi anarkis yang terjadi secara tiba-tiba, empat orang  anggota Pos Ramil Fayit ( letak Pos Ramil sekitar 50 m dari Kantor Distrik dan berada dalam kepungan massa) keluar dari pos untuk berusaha mengendalikan Massa.

Salah seorang anggota posramil mengeluarkan tembakan ke atas untuk menghalau massa, namun massa justru semakin beringas dan berbalik menyerang anggota TNI tersebut. Dalam situasi terancam salah seorang anggota posramil terpaksa mengeluarkan tembakan sambil mundur ke arah Pos untuk menyelamatkan diri dan mengamankan pos dengan kekuatan yang sangat terbatas.

Dari kejadian tersebut mengakibatkan jatuh korban dari perusuh antara lain:

  1. Jhon Tatai 25 tahun luka tembak siku tangan kanan dan kiri, korban saat ini sudah dievakuasi RSUD Asmat.
  2. Xaverius Sai 40 tahun Kp. Bawus (MD)
  3. Nikolaus Tupa 38 thn Kp. Akantapak (MD)
  4. Matias Amunep 16 thn Kp. Akantapak (MD)
  5. Frederikus Inepi 35 thn Kp. Bagair (MD)

Selanjutnya untuk mengamankan situasi  telah tiba di Distrik Fayet gabungan TNI/Polri 25 orang dan Kesbangpol dari Distrik Agast, Kab. Asmat, sampai laporan ini diterima massa sudah berhasil ditenangkan dan situasi sudah kondusif.

Setelah menerima laporan Pangdam XVII/Cenderawasi Mayor Jenderal TNI Yosua Pandit Sembiring segera bertidak cepat dan berkoordinasi dengan Kapolda Papua serta Komnas Ham Papua untuk membentuk tim investigasi guna mendapatkan keterangan yang akurat.

Rencana besok pagi 28/05/2019 Tim investigasi yang terdiri dari unsur Pomdam XVII/Cenderawasi, Kumdam XVII/Cend, Kesdam XVII/Cend, Korem 174/ATW, Polda Papua dan Komnas HAM Papua akan berangkat ke Fayet. Tim akan dipimpin langsung oleh Danrem 174/ATW Brigje TNI R. Agus Abdurrauf.

Otentikasi: Kapendam XVII/Cend
Kolonel Inf Muhammad Aidi

Tinggalkan Balasan