TETAP SEMANGAT, TNI BAGIKAN MASKER DI PASAR SENTRAL MARARENA SARMI

0
39

SARMI, “tabloidnusantara.com” – Anggota Kodim 1712/Sarmi dengan penuh semangat membagikan Masker di Pasar Sentral Mararena Sarmi dalam rangka menyambut PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Program penegakan disiplin Protokol Kesehatan ini rutin dilaksanakan guna pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Sarmi, selasa (02/02/2021)

Masyarakat dan Pedagang yang berada di Pasar Sentral Mararena Sarmi, memberikan apresiasi positif dan sangat mendukung kegiatan ini.

BACA JUGA : PUNCAK JAYA GELAR OPERASI YUSTISI PENEGAKAN DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN

Betapa tidak, senyum ramah dan saling sapa tak segan-segan dilakukan oleh masyarakat kepada anggota Kodim 1712/Sarmi di bawah kendali langsung oleh Dandim 1712/Sarmi (Letkol Inf Rizky Marlon Silalahi, S.I.P) ketika membagikan Masker bagi para pedagang dan pembeli yang keluar masuk  Pasar Sentral Mararena Sarmi.

“Masih banyak yang tidak menggunakan Masker. Kita berikan pemahaman dan himbauan, pendekatan secara persuasif juga kita lakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat,” kata Dandim 1712/Sarmi.

Walaupun suasana hujan, personel Kodim 1712/Sarmi pun terlihat bersemangat dalam upayanya mencegah penyebaran covid-19 di wilayahnya.

BACA JUGA : MENCEGAH PENYEBARAN COVID-19, KORAMIL 1703-01/ENAROTALI BAGIKAN MASKER GRATIS

Lebih lanjut Dandim 1712/Sarmi menambahkan, Walaupun dalam waktu dekat ini sudah ada vaksin akan tetapi pola hidup sehat harus dijaga dengan  gerakan 5M meliputi memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas atau di rumah saja harus tetap dilaksanakan dengan baik dan disosialisasikan terus-menerus kepada masyarakat di setiap wilayah binaan.

Dengan terus kita mensosialisasikan 5M, harapannya masyarakat bisa menyadari bagaimana pentingnya Protokol Kesehatan ini untuk kesehatan dalam melindungi diri sendiri dan orang lain dari penularan virus Covid-19. Semua upaya kita lakukan untuk memutus rantai itu.

Dalam kegiatan tersebut ditutup dengan pemberian masker kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan