TAMBAHAN 64 ORANG TERINFEKSI COVID-19, PEMERINTAH TEKANKAN SOCIAL DISTANCING

0
31
Achmad Sumber Gambar kemkes.go.id
Achmad Yurianto. Sumber Gambar kemkes.go.id

JAKARTA, “tabloidnusantara.com” – Jumlah pasien positif Covid-19 per tanggal 22 Maret 2020 pukul 12.00 WB di seluruh wilayah Indonesia bertambah 64 orang sehingga jumlah total 514 orang. Sedangkan penambahan yang sembuh setelah dilakukan test dua kali dinyatakan negatif adalah 9 orang, sehingga total sembuh menjadi 29 orang. Namun dalam perjalanan penyakit corona ada penambahan 10 orang sehingga saat ini jumlah total menjadi 48 orang. Data tersebut disampaikan oleh Achmad Yurianto dalam konferensi pers sore tadi (22/3) di Gedung BNPB Jakarta.

BACA JUGA : UPDATE PASIEN POSITIF COVID-19 DI INDONESIA HARI INI MENJADI 450 ORANG

Dalam data yang dipaparkan erjadi penambahan jumlah wilayah sebaran Covid-19 di 3 provinsi yakni Provinsi Kalimantan Selatan, Provinsi Maluku dan Provinsi Papua. Dengan demikian wilayah penyebaran kasus positif Covid-19 di Indonesia terjadi di 20 provinsi.

Social Distancing. tabloidnusantara.com

Sebelumnya Yuri mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk selalu melakukan Social Distancing atau menjaga jarak saat melaksanakan kegiatan sosial. “Kami berharap kebijakan ini agar bisa diimplementasikan di tengah masyarakat sampai tahapan bahwa setiap komunitas mampu menjaga lingkungannya, saling mengawasi, saling mengingatkan dan saling membantu karena pada hakekatnya inilah jatidiri bangsa Indonesia yang selalu bergotong royong, selalu tenggang rasa sosial untuk menghadapi Covid-19 ini,” tegasnya.

Yuri juga memberikan informasi bahwa tidak seluruh orang yang terinfeksi Covid-19 merasakan sakit dan tanpa gejala. Orang-orang inilah yang akan lebih berpotensi untuk menularkan kepada orang-orang yang rentan seperti, lanjut usia dan mempunyai penyakit  komorfit sebelumnya.

Sebagai juru bicara Covid-19, Achmad Yurianto juga menekankan protokol kesehatan. Masyarakat tidak boleh panik dan segera konsul ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk melakukan konsultasi. “Apabila terindikasi Covid-19 namun tidak ada gejala, diharapkan penderita mengisolasi diri di rumah dengan tetap berkonsultasi kepada dokter. Pengawasan juga dilakukan oleh lingkungan atau komunitas untuk mengingatkan dan memberikan dukungan kepada penderita,” papar Yuri.

Pemerintah juga akan melaksanakan skrining test secara massal dengan menelurusi jejak kontak penderita. Skrining test ini juga akan didukung dengan adanya dukungan 150 ribu kit yang sedang dalam proses pengiriman ke tanah air yang targetnya akan mencapai 1 juta kit.

BACA JUGA : JUMAT 20 MARET 2020 PASIEN POSITIF CORONA BERTAMBAH 60 ORANG

Dalam pemenuhan fasilitas, pemerintah juga menyiapkan 1 Hotel yang didesikasikan untuk ruang isolasi serta penyiapan Wisma Atlet di Kemayoran sebagai rumah sakit Covid-19.

Sumber berita kemkes.go.id dan detik.com

Tinggalkan Balasan