TAMBAH 693 KASUS POSITIF PER 20 MEI 2020, PEMERINTAH INDONESIA TIDAK ADA RELAKSASI PROTOKOL KESEHATAN

0
611
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Per 20 Mei 2020, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di seluruh Indonesia mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Semenjak virus corona melanda tanda air terhitung awal Maret untuk pertama kali diumumkan Presiden Joko Widodo, kenaikan jumlah kasus positif selama 24 jam terakhir adalah paling banyak yaitu sebesar 693 kasus.

Menurut Achmad Yurianto selaku Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, jumlah tersebut diperoleh dari pemeriksaan sebanyak 211.883 spesimen. Pemeriksaan tersebut dilakukan berdasarkan hasil tes real time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) maupun menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM) dari berbagai wilayah di tanah air.

“Dari hasil pemeriksaan tersebut diperoleh penambahan kasus positif 693 orang sehingga jumlah total kasus positif hingga hari ini adalah sejumlah 19.189 kasus,” terang Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta, Rabu (20/5) sore.

Sementara data yang berhasil dikumpulkan Gugus Tugas mencatatkan bahwa pasien sembuh bertambah 108 orang sehingga total yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 adalah 4.575 pasien. Sedangkan kasus kematian bertambah sebanyak 21 orang sehingga jumlah total pasien meninggal sejumlah 1.242 orang. Sudah 391 kota/kabupaten dari 34 provinsi sudah terdampak.

Dari data yang tercatat hari ini, berdasarkan wilayah penyebaran dengan kasus terkonfirmasi terbanyak adalah DKI Jakarta dengan kasus positif sebanyak 6.236 kasus, sementara kasus pasien sembuh sebanyak 1.329, sedangkan kasus kematian sebanyak 472 orang. Jawa Timur dengan kasus positif sebanyak 2.496 kasus, sementara pasien sembuh sebanyak 387 orang, sedangkan kasus kematian sebanyak 228 orang. Jawa Barat dengan kasus positif 1.876 kasus, sementara pasien sembuh sebanyak 412 orang, sedangkan kasus kematian sebanyak 124 orang.

Infografis Covid-19 Indonesia 20 Mei 2020. Sumber Gambar covid19.go.id

Yuri juga menjelaskan bahwa hingga saat ini, terdapat 13.372 pasien dalam perawatan. Orang Dalam Pemantauan (ODP) menjadi 44.703 orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 11.705 pasien.

Penambahan jumlah kasus positif yang tinggi hari ini, menurut Yuri membuktikan bahwa masih ada masih ada penyebaran Covid-19 di tengah-tengah masyarakat. Data tersebut juga menunjukkan bahwa pelaksanaan dan penerapan Pembatasan Bersakala Besar (PSBB) dan anjuran pemerintah tentang pelaksanaan protokol kesehatan masih banyak yang belum mematuhinya. “Banyak masyarakat yang tidak disiplin melaksanakan aturan PSBB dan anjuran pemerintah tentang protokol kesehatan,” tegas Yuri.

Sebelumnya Yuri juga kembali menegaskan bahwa pemerintah tidak sedikitpun melaksanakan relaksasi aturan PSBB dan protokol kesehatan. “Pemerintah tidak sedikitpun melaksanakan relaksasi aturan PSBB dan protokol kesehatan, dan Gugus Tugas nasional maupun di daerah tetap fokus memutus rantai penyebaran Covid-19,” tegas Yuri.

Sumber Berita: covid-19.go.id

Tinggalkan Balasan