TAMBAH 349 ORANG, KASUS POSITIF COVID-19 DI INDONESIA PER 3 MEI 2020 TEMBUS 11.000

0
14
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid.go.id
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid.go.id

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Berdasarkan data yang dirilis oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada Minggu (3/5) sore, ditemukan 349 kasus baru yang terkonfirmasi positif corona dalam 24 jam terakhir hingga pukul 12.00 WIB, hari ini. Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyampaikan bahwa penambahan 349 pasien baru membuat total jumlah kasus positif menjadi 11.192 orang.

Menurut Yurianto, penambahan cukup signifikan terjadi pada jumlah pasien positif yang sembuh yaitu sejumlah  211 kasus sehingga jumlah total pasien sembuh hari ini menjadi 1.876 orang. “Sedangkan penambahan data kematian baru sejumlah 14 orang. “Saat ini, total pasien positif corona yang sudah meninggal di tanah air adalah 845 jiwa,” papar Yurianto dalam konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta, Minggu (3/5) Sore.

Achmad Yurianto mengungkapkan bahwa akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 112.965 dari 83.012 kasus yang diperiksa menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 89 laboratorium. Sebanyak spesimen yang diperiksa didapatkan data 11.192 positif dan 71.820 negatif. Sebanyak 8.471 pasien positif Covid-19, kini masih berstatus dalam perawatan. Mereka dirawat di ratusan rumah sakit dan ada juga yang menjalani isolasi mandiri.

Jumlah Terpapar Covid-19 Di Indonesia. Sumber Gambar covid.go.id

Kasus positif corona tersebut tersebar di 326 kabupaten/kota di 34 provinsi. DKI Jakarta menjadi wilayah yang paling banyak terkonfirmasi positif dengan 4.463 kasus, karena sebagai episentrum utama. Kemudian disusul Jawa timur dan Jawa Barat dengan jumlah kasus positif masing-masing 1.117 kasus dan 1.054 Kasus

Data Gugus Tugas juga menunjukkan total jumlah warga dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) masih terus bertambah hingga menjadi 236.369 orang pada hari ini. Sebagian dari ODP sudah selesai menjalani pemantauan. Sementara total jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), saat ini telah sebanyak 23.130 orang. Sebagian dari PDP tersebut masih menunggu hasil diagnosa Covid-19 melalui tes PCR.

Achmad Yurianto juga menyinggung hasil kajian dengan perhitungan matematis dari berbagai pakar maupun berbagai perguruan tinggi tentang prediksi gambaran akhir pandemi Covid-19 di Indonesia. Menurut Yurianto, optimisme pandemi Covid-19 di Indonesia akan berakhir pada bulan Juni atau Juli 2020 bisa menjadi kenyataan apabila kedisiplinan masyarakat dalam mencegah penularan Covid-19 terus dijalankan, setidaknya hingga Agustus mendatang. “Kuncinya di kita semua, ada di kedisiplinan kita semua untuk patuh tetap di rumah, patuh tidak mudik, patuh selalu mencuci tangan dan memakai masker,”  tegas Yuri.

Sumber Berita : covid19.go.id dan tirto.id

Tinggalkan Balasan