Papua, “tabloidnusantara.com” – Bertempat di bandar udara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, 2 heli bell Penerbat TNI-AD dan 1 heli milik PT. Intan angkasa timika di terbangkan untuk proses evakuasi jenazah korban heli Mi-17, pada Sabtu (15/2/2020)
Persiapan evakuasi dari TKP menuju bandara Oksibil di mulai pukul 06.00 dengan melakukan pengecekan, pemasangan jaring untuk pemberian logistik terhadap Tim evakuasi serta untuk proses evakuasi terhadap jenazah korban.
Dalam Kegiatan proses evakuasi
tersebut Danrem 172/PWY yang didampingi oleh pejabat Korem dan Kapolres
Pagunungan Bintang mengatakan bahwa Mengingat cuaca pagi ini yang cukup cerah,
milik PT. Intan angkasa timika di berangkatkan dahulu untuk menurunkan logistik
dan disusul oleh 2 heli milik penerbat TNI-AD.
“Hari ini cuaca cukup cerah jadi kami usahakan untuk menyelesaikan proses evakuasi,” kata Danrem
Selanjutnya pukul 07.20 Heli bell
jenis 212 eagle milik PT. Intan angkasa timika membawa 4 orang jenazah korban,
Lebih lanjut, pukul 07.50, 2 heli
milik penerbat TNI Ad dan Heli bell jenis 212 eagle kembali diterbangkan untuk
mengangkat 8 jenazah korban yang masih di TKP,
Tepat nya pukul 09.00 semua jenazah korban kecelakaan jatuhnya heli Mi-17 berhasil di evakuasi, dan seluruh jenazah akan di terbangkan ke Jayapura menggunakan pesawat CN A-2302.
BACA JUGA : 12 JENAZAH PENUMPANG HELI MI 17 PENERBAD NO REG HA 5138 BERHASIL DITEMUKAN
Sementara itu saat dikonfirmasi Kapolres Pagunungan Bintang juga mengatakan bahwa kita disini selalu bersinergi dengan TNI, jadi kalau ada kegiatan evakuasi seperti ini, kita dari Polres Pegunungan Bintang akan selalu siap membatu dalam setiap proses evakuasi yang dilakukan oleh TNI,”pungkas Kapolres.(tn)