SATGAS PAMTAS YONIF 713/ST HADIRI DIALOG LINTAS AGAMA

0
53
dialog lintas agama dengan berbagai kalangan masyarakat dan profesi kantor Kementerian Agama Kab. Keerom

Papua, “tabloidnusantara.com” – Satgat Pamtas Yonif 713/ST yang diwakili oleh Wadan Satgas Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu Kamis 5 September 2019 mengikuti kegiatan dialog lintas agama dengan berbagai kalangan masyarakat dan profesi kantor Kementerian Agama Kab. Keerom Provinsi Papua yang diselenggarakan di Aula Bappeda Kabupanten Kerom Prov. Papua.

Acara ini sendiri dilaksanakan oleh Kepala Kementerian Agama Kabupanten Kerom untuk mewadahi dinamika yang terjadi saat ini di Provinsi Papua dengan harapan dengan terselenggaranya kegiatan ini maka pesan pesan damai itu bisa disampaikan ke semua umat beragama, karena semua agama pasti mengajarkan kedamaian.

Kepala Kementerian Agama Provinsi Papua bapak Pdt. Amsal Yowae,SE.,M.Pd.K dalam sambutannya mengatakan bahwa kita semua tetap harus menjaga kebersamaan, harus menjaga toleransi supaya tidak ada gesekan tidak ada perpecahan tetapi yang ada adalah persatuan dan kesatuan.

Wakil Bupati bapak Piter Gusbager, S.HUT,MUP yang hadir dalam acara tersebut juga menyampaikan bahwa para tokoh agama harus bersatu, jika para tokoh agama sudah bersatu maka umat juga akan bersatu sehingga gejolak gejolak sekecil apapun tidak akan terjadi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Piter Gusbager,S.HUT,MUP Wakil Bupati Kab. Kerom selaku penasehat Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), Bapak Pdt. Amsal Yowae, SE., M.Pd.K Kakanwil Kemenag Prov. Papua, Bapak Karel F. Mambay,SE.,M.Pd.K Kepala Kemenag Kab. Kerom, AKBP Muji Windi Harto, S.l.K.,S.H (Kapolres Kerom), Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu (Wadan Satgas Pamtas Yonif 713/ST), bapak Made Hartana PHDI (Ketua Parisada Kerom,bapak Mursalim (Ketua MUI Kab. Kerom), Pastor Rony (FKUB), Damasus Kabelen (FKUB), Letda Arm Jeckson Siallagan S.Th (Pabintal Satgas Yonif 713/ST), Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Kab. Kerom.

Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST yang diwakili oleh Wadan Satgas Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu juga mengungkapkan bahwa kerukunan umat beragama itu akan timbul dan harus diawali dari lingkungan keluarga, jika dalam keluarga kecil kita sudah ada kerukunan maka akan tercipta kerukunan yang lebih besar.

Tinggalkan Balasan