SATGAS PAMTAS YONIF 126/KC MELAKSANAKAN SWEEPING DI PERBATASAN DENGAN MENGGAGALKAN PEREDARAN MIRAS

0
194
Dok. Satgas Pamtas Yonif 126/KC Pos KM 76 melaksanakan sweeping dengan mengamankan 6 botol miras jenis Jeniver di Jalan Trans Papua

Mannen. Satgas Pamtas Yonif 126/KC Pos KM 76 melaksanakan sweeping dengan mengamankan 6 botol miras jenis Jeniver di Jalan Trans Papua Distrik Mannen, Kabupaten Keerom. Sabtu (27/04/2019).

Dok. Sertu Josua Hasibuan Bersama 12 Prajurit Satgas Yonif 126/KC Berhasil Menggagalkan Peredaran Miras.

Dalam melaksanakan tugas pokoknya mengamankan wilayah perbatasan salah satu kegiatan yang dilaksanakan Satgas Pamtas Yonif 126/KC adalah Patroli keamanan dan melaksanakan Sweeping.

Seperti yang dilaksanakan Pos KM 76, untuk menciptakan situasi yang aman dan mencegah adanya kegiatan-kegiatan illegal maupun peredaran barang-barang illegal, Satgas Pamtas Yonif 126/KC melaksanakan sweeping di Jalan Trans Papua.

Kegiatan Sweeping dilaksanakan mulai pukul 09 .00 WIT di depan Pos KM 76 di jalan Trans Papua. Dalam pelaksanaan Sweeping ini Satgas Pamtas Yonif 126/KC Pos KM 76 yang dipimpin oleh Komandan Pos Sertu Josua Hasibuan beserta 12 orang anggota menghentikan kemudian memeriksa mobil Kijang Kapsul dengan Nomor polisi DS 1634 Q yang dikemudikan oleh Bapak Iyang Dahlan, umur 36 tahun, pekerjaan Karyawan asal dari kampung Woslay. Dalam pemeriksaan tersebut Satgas Pamtas Yonif 126/KC menemukan 6 botol miras jenis Jeniver dari dalam mobil, pengakuan Bapa Ika bahwa Miras itu adalah titipan masyarakat  yang akan di bawa ke Kecamatan Senggi.

Dalam pelaksanaan sweeping ini juga dilaksanakan langkah-langkah persuasif dan pembinaan kepada warga yang membawa minuman keras setelah pelakunya dimintai keterangan kemudian pelaku dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanannya sedangkan barang bukti diamankan untuk diserahkan ke komando atas.

Komandan Kompi Kapten Inf J. Sembiring menyampaikan sesuai perintah Komandan Satgas Pamtas Yonif 126/KC di samping mencegah peredaran barang-barang terlarang kegiatan ini juga untuk mencegah adanya kegiatan yang akan menganngu situasi keamanan sehingga tercipta rasa aman dan kondusif di wilayah perbatasan.

Tinggalkan Balasan