Yabanda.- “tabloidnusantara.com” – Memasuki
tahun ajaran kurikulum pendidikan baru, Satgas Pamtas Yonif 126/KC bagikan baju
seragam sekolah dan buku pelajaran kepada anak-anak SD Inpres Yabanda di
Kampung Yabanda. Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom. Kamis, (01/08/2019).
Dalam hal ini, Komandan Satgas Pamtas Yonif
126/KC Letkol Inf Mulyo Junaidi mengatakan bahwa salah satu tujuan program
Penguatan Pendidikan Karakter yang dilaksanakan di sekolah-sekolah perbatasan
adalah meningkatkan kepercayaan diri dan kecerdasan anak-anak sekolah dengan
membagikan baju seragam sekolah dan buku-buku pelajaran.
Pembagian baju seragam sekolah dan buku
pelajaran ini ditujukan kepada anak-anak sekolah di wilayah penugasannya yang
belum mempunyai baju seragam sekolah, dengan pembagian baju seragam ini agar
para anak-anak dapat meningkatkan kepercayaan diri dan menambah semangat untuk
bersekolah, begitu juga dengan pembagian buku pelajaran diharapkan anak-anak
dapat menambah ilmu pengetahuannya.
Sementara itu, Komandan Kompi Kapten Inf
Jendakami Sembiring yang mewakili Dansatgas Pamtas Yonif 126/KC membagikan 71
baju seragam sekolah dan buku-buku pelajaran kepada Bapak Samhot Nokoraja yang
mewakili guru sekolah SD Inpres.

Pembagian baju seragam ini disambut anak-anak
dengan gembira dan senang karena mereka mendapatkan baju dan buku-buku
pelajaran baru.
Tak hanya membagikan baju dan buku pelajaran
baru, Kapten Inf Jendakami Sembiring juga memakaikan baju kepada salah satu
anak sekolah yang tentunya membuat hati anak-anak semakin gembira.
Disisi lain, Bapak Samhot Nokoraja yang
mewakili Kepala sekolah mengucapkan terima kasih kepada Satgas Pamtas Yonif
126/KC atas kepeduliannya kepada anak-anak sekolah, “Semoga dengan bantuan ini
membuat anak-anak semangat belajar dan dapat meningkatkan percaya diri anak,”
ungkapnya.
Selain itu Komandan Satgas Pamtas Yonif 126/KC
Letkol Inf Mulyo Junaidi mengatakan bahwa pembagian baju seragam sekolah dan
buku-buku pelajaran bertujuan untuk
meringankan beban masyarakat dan keprihatinan kami di wilayah perbatasan masih
ada anak-anak sekolah yang belum mempunyai seragam dan buku-buku pelajaran
untuk pergi ke sekolah.
“Kita membayangkan ketika memasuki tahun ajaran
baru, besarnya biaya membeli baju seragam sekolah dan buku-buku pelajaran,
dengan bantuan ini mudah-mudahan bisa meringankan beban orang tua murid,”
terang Dansatgas.