RENDAH HATI, GIGIH DAN BERPRESTAI SEJAK KECIL, ITULAH SOSOK ALM LETJEN TNI HERMAN ASARIBAB

0
153

Jayapura, ”Tabloidnusantara.com”  Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Letnan Jenderal Herman Asaribab, telah pergi meningalkan duka yang tidak  hanya dirasakan oleh  TNI Angkatan Darat, namun seluruh masyarakat Papua juga larut dalam kesedihan ditinggal salah satu putra terbaiknya.

Sebagai seorang Jenderal Almarhum Letnan Jenderal Herman Asaribab, tentu banyak meningalkan kesan, tak terkecuali  di mata teman- temannya.  Saat kecil Letnan Jenderal Herman Asaribab  dikenal Sebagai Sosok Yang Rendah Hati, Gigih dan Berprestasi.

Almarhum Juga Kerap berancanda gurau dengan teman  seangkatannya. Bahkan, sebelum kepulangnya/ Almarhum Sempat Bertaruh Dengan Salah Satu Temannya.

“Baca Juga : MAYJEN IGNATIUS YOGO TRIYONO, M.A PIMPIN UPACARA PENYAMBUTAN JENAZAH ALM LETJEN TNI HERMAN ASARIBAB”

Angelbertha Seinaga Seorang guru di SMK Negeri 3 Kota Jayapura, adalah salah satu teman masa kecil Almarhum Letnan Jenderal Herman Asaribab, keduanya berteman sejak bangku sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Ia banyak mempunyai kenangan khsusus dengan almarhum.

 “Masa kecil kami satu kompleks, kebetulan kaka kelas saya, dia termasuk siswa yang berprestasi, tidak sombong, ramah dengan siapa saja, tetapi sedikit pendiam,” ujar Angelbertha Seinaga saat dihubungi via seluler dari Jayapura, Selasa (15/12).

Saat disekolah Almarhum Letnan Jenderal Herman Asaribab, cukup dikenal orang rekan-rekannya, hal ini karena Almarhum adalah pemain sepakbola dan selalu masuk dalam tim sepakbola sekolah.

“Sejak SD,SMP, SMA dia adalah pemain sepakbola, kami mengenalnya karena dia merupakan tim sepakbola.Orang tua kami sama sama bekerja di kantor dinas pendidikan saat itu seorang guru. Ke sekolah gigih, karena jalan kaki, dan  tidak pernah terlambat,” ungkapnya.

“Baca Juga : PUTRA TERBAIK PAPUA, LETJEN TNI HERMAN ASARIBAB TUTUP USIA”

Pertemanan keduanya sempat terpisah saat Almarhum melanjutkan penidikan sebagai Taruna pada Akademi Militer di Magelang, Jawa Tengah. Sementara Angel melanjutkan studi ke perguruan tinggi di Jakarta.

40 tahun lebih berteman dengan almarhum, sejak tumbuh bersama di kawasan Cigombong Kotaraja, Kota Jayapura, membuat Angel belajar banyak hal dari almarhum, sebab meski sudah menjadi pejabat almarhum tak pernah lupa dengan sahabatnya.

Bahkan, almarhum kerap bertegur sapa dan bercanda gurau,baik secara langsung atau melalui media sosial.Pertemuan antara dua sahabat ini terakhir terjadi pada awal November lalu.

Angel pun bercerita  momen yang masih terngiang hingga kini,  saat dirinya mengajak taruhan almarhum bahwa almarhum akan menjadi orang nomor dua di TNI Angkatan Darat.

 “Pas tanggal 11 november saya kirim wa ke dia, saya menang yah herman, dia jawab saya tunggu ko di jakarta, tapi kemarin dan hari ini saya tunggu dia di jayapura. “Semoga kaka istri tabah dan bisa menemai anak anak hingga mereka sukses semua,”

Herman, yang menjabat Wakasad sejak 18 November 2020, meninggal dalam usia 56 tahun// Herman meninggal di RSPAD Gatot Subroto pada pukul 13.40 WIB karena sakit.Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga putri.

Sementara itu ditempat terpisah Kapendam juga menambahkan bahwa rencananya keesokan harinya Rabu (16/12) jenazah Alm Letjen TNI Herman Asaribab akan dibawa menuju Kodam XVII/Cenderawasih untuk dilakukan upacara pelepasan dan akan di makamkan dengan Tata Upacara Militer di TMP Kusuma Trikora, Waena Jayapura yang dipimpin oleh Koordinator Staf Ahli Kepala Staf TNI AD, Letnan Jenderal TNI Ali Hamdan Bogra.

(Adm/Nat)

Tinggalkan Balasan