Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
HEADLINE

PULUHAN RIBU WARGA MALAYSIA MENGAJUKAN SUAKA KE AUSTRALIA

Tabloidnusantara.com, – Ribuan warga Malaysia mengajukan suaka di Australia dalam beberapa tahun terahkir ini.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

Tabloidnusantara.com,
– Ribuan warga Malaysia mengajukan suaka di Australia dalam beberapa tahun terahkir
ini.

Dimana Duta
Besar Australia untuk Malaysia Andrew Goledzinowski membenarkan adanya warga malaysia yang mangajukan suaka
ke australia, hingga saat ini tercata kurang lebih sekitar 33 ribu warga malysia
yang sudah mengajukan suaka di australia.

Andrew Goledzinowski juga menyambut baik pernyataan dari
Kementerian Luar Negeri Malaysia yang mengakui kekhawatiran Canberra tentang
tingginya jumlah warga Malaysia yang mengajukan suaka di Australia. “Dari sekian banyak dari mereka dianggap
bukan lah pengungsi. “Ujarnya.

“Dari sekian
banyak warga Malaysia, sebagian mereka sudah melebihi masa tinggal di Australia
dan kemudian mereka mengajukan permohonan status warga pengungsi.

Serperti yang dikutib dari ABC Indonesia” data warga malaysia yang sudah mengajukan permohonan pengajuan permintaan sebagai warga pengungsi sekitar 33.000 jiwa, selain warga suriah dan Rohingya. “Kata Goledzinowski.


Dimana dari
33.000 jiwa ada 10.000 jiwa warga Malaysia yang berada di Australia secara
tidak sah. “Ini semua mereka lakukan karena mereka tahu kalau warga australia negara
yang murah hati. Dan ini urusan yang serius tentang pengungsi.“Tegasnya.

Dalam hal ini pemerintah Australia tidak
akan mentolerir bagi warga pengungsi yang mencoba memanfaatkan keungtungan dari
sistem visa kami, Seperti halnya warga Kanada, Jepang, Singapura dan AS,
warga Malaysia boleh mengajukan permintaan visa ke Australia lewat sistem
elektronik yang dikenal dengan nama Otoritas Perjalanan Elektronik (ETA). “kata
juru bicara Pasukan Penjaga Perbatasan Australia (Australian Border Force)
kepada ABC.

Kemudahan sitem ETA ini, orang asing yang
mengajukan permohonan perpanjangan visa jangka pendek ke Australia untuk tujuan
pariwisata atau bisnis, ini bisa dilakukan dengan cara online dengan membayar $
20 dan tidak harus hadir kedutaan atau komisi
tinggi.

Dari hasil investigasi yang kami
lakukan bahwa warga Malaysia yang mengajukan suaka, adalah fakta bahwa warga
malaysia telah mengambil keuntungan dari undang-undang imigrasi Australia untuk
memungkinkan mereka tinggal lebih lama dengan cara yang melanggar hukum. “Tindakan
mereka telah mempersulit warga Malaysia yang memiliki niat baik untuk belajar,
melancong, dan tinggal di Australia.”kata pernyataan dari Kementerian Luar
Negeri Malaysia .