PROSES EVAKUASI TERHABAT CUACA EKSTRIM DI WILAYAH PEGUNUNGAN KABUPATEN NDUGA

0
108
Ilustrasi medan dan cuaca hujan disertai turun kabut tebal di Wilayah Nduga

Papua, “tabloidnusantara.com” –  Serangan dadakan yang dilakukan oleh kelompok separatis bersenjata tersebut, membuat Prada Usman Hambelo tertembak di bagian pinggang. “Sabtu (20/07/2019)

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel Inf M Aidi  membenarkan adanya Prajurit TNI yang gugur dimedan tugas, ketika sedang mengamankan pembangunan jalan Trans Papua di Kabupaten Nduga, ditembak kelompok separatis bersenjata, diduga sementara kelopok tersebut pimpinan Egianus. “Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 12.45 WIT, saat anggota TNI sedang istirahat, sholat, makan (Isoma).

“Serangan dadakan yang muncul dari ketinggian semak belukar, sempat dibalas tembakan dan melakukan pengejaran oleh Prajurit TNI, sulitnya medan dan tingginya semak belukar prajurit TNI langsung melaksanakan konsolidasi dan pengamanan setempat setelah kejadian tersebut. dilaksanakan pengecekan personel, dan pertolongan pertama kepada  Prada Usman Hambelo yang mengalami luka tembak di bagian pinggang sebelah kanan.

“Kejadian tersebut segera dilaporkan ke satuan atas untuk mendapatkan bantuan heli dalam rangka evakuasi. Karena satu-satunya sarana angkutan menuju ke TKP hanya dengan heli,” lanjutnya.

“Karena medan dan cuaca hujan disertai turun kabut tebal di Wilayah Nduga, kata dia proses evakuasi tidak dapat dilaksanakan dan akan dilanjutkan besuk. “Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan